Dosmar Banjarnahor Lobi Pemprovsu, 5 Ruas Jalan Provinsi di Humbahas Segera Dibangun

Ilustrasi jalan.

Humbahas, Lintangnews.com | Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas), Dosmar Banjarnahor mengungkapkan, sebanyak 5 ruas Jalan Provinsi di daerah itu akan dibangun pada tahun anggaran 2022 mendatang.

Hal itu merupakan hasil lobi dirinya dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu). Ini disampaikan Dosmar dalam keterangan persnya di rumah dinas Komplek Bukit Inspirasi, Senin (8/11/2021) sore.

Menurutnya, untuk penanganan dan pembangunan ruas Jalan Provinsi di Humbahas akan dibangun usai dirinya menerima telepon dari Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Sumut. Ini membuat Humbahas akan mendapatkan 5 paket ruas Jalan Provinsi.

Kelima ruas jalan itu, antara lain Jalan Batugajah-Pakpak Bharat, Jalan Pakkat-Tarabintang, Jalan perbatasan Pakkat-Tapteng, Jalan Siabaksa-Bakkara dan Jalan Tarabittang-Parlilitan. Selain kelima ruas jalan, saluran irigasi di daerah itu dibangun pada tahun 2022.

“Ini kabar baik, apa yang kita minta dari pihak Pemprovsu untuk penanganan sejumlah ruas jalan di Humbahas gayung bersambut dan akan segera ditangani untuk 2022,” kata Dosmar.

DikatakanDosmar, dengan adanya pembangunan itu, akses transportasi akan semakin lancar yang dapat mendukung peningkatan ekonomi masyarakat.

“Akses jalan itu adalah urat nadi pembangunan dalam suatu daerah. Sehingga dalam setiap kesempatan, kita selalu meminta perhatian Pemprovsu untuk pembangunan ruas Jalan Provinsi di Humbahas,” katanya.

Kepada Pemprovsu dan para pihak terkait, Dosmar menyampaikan terima kasih  atas dorongan dan kerja sama, sehingga ruas Jalan Provinsi di Humbahas mendapat perhatian.

Sebelumnya, Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi dalam kunjungan kerja ke Humbahas mengatakan, penanganan Jalan Provinsi yang rusak di Humbahas, pihaknya telah membentuk tim.

Dijelaskannya, untuk mengejar pembangunan di Humbahas, dirinya membawa Dinas BMBK untuk mengecek mana infrastruktur Jalan Nasional, Jalan Provinsi dan Jalan Kabupaten. Pasalnya, status jalan di atas harus saling terhubung karena itu adalah cost ekonomi di dalam pertanian, khususnya mempermudah dan semua harus dikerjakan.

“Kita sudah membentuk tim. Selesai pulang, ini saya belanja masalah. Kemudian tim yang berangkat kemari, ya mudah-mudahan, puji Tuhan Insya Allah, Januari tahun 2022 harus sudah kita kerjakan,” kata Edy. (DS)