DPRD Simalungun Minta Penanaman Kelapa Sawit di Kebun Bah Butong Dihentikan

Penanaman kelapa sawit dan Ketua Fraksi Nasdem DPRD Simalungun, Bernhard Damanik.

Simalungun, Lintangnews.com | DPRD Simalungun melalui Ketua Fraksi Nasdem, Bernhard Damanik meminta pihak PTPN IV menghentikan sementara aktifitas konversi atau penanaman sawit di areal Hak Guna Usaha (HGU) Kebun Teh Bah Butong.

Bernhard meminta penghentian tersebut, karena sampai dengan saat ini belum ada kajian-kajian yang diberikan oleh pihak perkebuann terkait konversi tanaman teh ke kepala sawit ada di Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun.

“Kita minta aktivitas penanaman kelapa sawit di Kebun Bah Butong dihentikan sementara ” ucap Bernhard Damanik saat dimintai tanggapannya, Rabu (21/9/2022).

Dikatakan Bernhard dirinya juga mendapatkan informasi, sampai dengan saat ini Pemkab Simalungun belum menerbitkan ijin konversi.

“Karena kita ketahui, alih fungsi lahan harus ada ijin dari Pemkab Simalungun. Sehingga kita berharap sekali, pihak perkebunan menaati peraturan itu,” ucap Bernhard.

Jika tetap dilakukan, Ketua Fraksi Nasdem itu meminta agar Pemkab Simalungun turun dan menghentikan aktivitas penanaman kelapa sawit di Kebun Bah Butong.

“Saran kita, jika tetap membandal, agar Pemkab turun. Jangan biarkan masyarakat bereaksi memprotes sendiri tanpa ada pemdampingan dari Pemkab Simalungun. Kita minta mereka turun untuk menghentikan aktifitas penanaman sawit,” pinta Bernhard.

“Tugas Pemkab Simalungun itu melindungi rakyat nya. Sehingga kalau ada aktivitas yang tidak memiliki ijin, harus dihentikan dan pihak perkebunan diminta menaati peraturan,” tambahnya.

Bernhard juga mengatakan, dirinya secara pribadi dalam waktu dekat akan berkunjung ke pihak managemen Kebun Bah Butong, untuk mempertanyakan dan meminta penanaman kelapa sawit dihentikan sementara sampai ada ijinnya.

“Akan kita minta dihentikan sementara. Dan kalau tidak ada ijinnya jangan ditanam kelapa sawit,” tegasnya. (Zai)