Simalungun, Lintangnews.com | Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Simalungun, Gideon Purba diduga mengkampenyakan dirinya pada penutupan Pesta Rondang Bittang (PRB) ke 33.
Dia mengatakan, Simalungun bermartabat, Majagiah dan itu lah artinya dalam bahasa Simalungun.
Hal itu dipertegas Gideon manakala dihunjuk oleh Bupati Simalungun, JR Saragih menutup pelaksanaan PRB ke 33 Parapat, Sabtu (20/9/2019) di Pantai Bebas Parapat Kecamatan Girsang Sipangan Bolon.
Menurutnya, seni dan budaya Simalungun perlu didukung hingga Majagiah. “Seni dan budaya Simalungun mari kita dukung supaya Simalungun terlihat Majagiah. Itu adalah Simalungun bermartabat. Itu artinya,” tegasnya.
Sambungnya, ini sama dengan pernyataan Ketua Panitia. Ini karena malas membilang dengan bahasa Simalungun bahwasanya Simalungun harus bermartabat.
“Dengan bahasa Simalungun harus bermartabat. Majagiah, itu lah artinya dalam bahasa Simalungun. Karena ini adalah pesta budaya Simalungun. Saya kira tidak salah untuk memasukkan bahasa Simalungun. Minimal satu kata. Sayang gak ada pemain keyboard. Tadi mau nyanyi saya,” sebutnya.
“Tapi gak usahlah. Hanya satu kata, Majagiah. Jadi demikian yang dapat saya sampaikan. Maka dengan ini PRB ke 33 ini saya tutup,” ucapnya berkampanye.
Seperti diketahui. Gideon aktif telah mengambil dan mengembalikan formulir Bakal Calon (Balon) Bupati Simalungun periode 2020-2024 ke PDI- Perjuangan Kabupaten Simalungun bersama balon lainnya. Amran Sinaga (Wakil Bupati Simalungun) dan Radiapoh Hasiholan Sinaga (RHS).
Selain itu, sejumlah baliho dan poster telah terpampang gambar Gideon Purba dengan jargonnya ‘Simalungun Majagiah’ di berbagai tempat di Kabupaten Simalungun. (Zai)


