Gugatan PSU Pilkada Labuhanbatu Diregistrasi di Mahkamah Konstitusi  

Lampiran surat dari Mahkamah Konstitusi atas gugatan Andi Suhaimi Dalimunthe-Faizal Amri Siregar.

Labuhanbatu, Lintangnews.com | Mahkamah Konstitusi (MK) telah meregistrasi gugatan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu, Andi Suhaimi Dalimunthe-Faizal Amri Siregar (Asri) dengan Nomor: 141/PAN.MK/ARPK/05/2021.

Gugatan pasangan nomor urut 3 itu telah diregristrasi oleh MK pada Kamis (6/5/2021) sekira pukul 15.00 WIB.

Diketahui gugatan itu telah dicatat dalam Buku Registrasi Perkara Konstitusi Elektronik (e-BRPK) Permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota Tahun 2020.

Dengan registrasi perkara Nomor: 141/PHP.BUP-XIX/2021 yang diajukan Andi Suhaimi Dalimunthe-Faizal Amri Siregar.

Berdasarkan surat kuasa khusus bertanggal 27 April 2021 memberi kuasa kepada Eddi Mulyono dkk selanjutnya disebut sebagai pemohon terhadap KPUD Labuhanbatu (termohon).

Perkara ini segera akan ditetapkan hari sidangnya dan kepada pemohon, termohon. Selain itu, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) segera akan diberitahukan mengenai ketetapan tersebut. Akta gugatan dibuat dan ditandatangani Panitera MK, Muhidin.

Pertimbangan para pakar Hukum Tata Negara seperti, Yusril Ihza Mahendra  menyebutkan, KPUD Labuhanbatu terlalu kegabah dan terburu- buru melakukan penetapan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Labuhabatu terpilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2020.

Pada pemberitaan sebelumnya, Yusril menyebutkan, KPUD Labuhanbatu kurang memperhatikan azas kehati-hatian atas gugatan hukum yang ada di MK saat ini.

Kuasa Hukum dari pasangan Asri ini juga menyampaikan surat permohonan ke KPUD Labuhanbatu agar menunda penetapan Calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih pada Pilkada tahun 2021, karena gugatan telah didaftarkan di MK.

Namun, KPUD Labuhanbatu tidak menggubris surat dari Kuasa Hukum pasanagn nomor urut 3 itu. KPUD Labuhanbatu justru melakukan sidang pleno penetapan Calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih pasanga nomor urut 2, Erik Adtrada Ritonga-Elya Rosa Siregar  pada Minggu (2/5/2021) lalu.

Selanjutnya sidang pleno penetapan yang dilakukan KPUD diserahkan kepada DPRD Labuhanbatu  pada Rabu (5/5/2021). DPRD Labuhanbatu melaksanakan rapat paripurna penetapan Calon Bupati dan Wakil Bupati Labuhabatu pada Erik Adtrada Ritonga-Elya Rosa Siregar.

Sumber dari para pakar hukum menyampaikan, setiap objek hukum masih dalam gugatan peradilan, maka berarti bersstatus quo, menunggu putusan dari Pengadilan yang mengadili perkara tersebut.

Dalam hal ini integritas KPUD dan DPRD Labuhanbatu dipertaruhkan, karena dianggap kurangnya kehati-hatian dalam melaksanakan tahapan yang ada. (Sofyan)