Tebingtinggi, Lintangnews.com | Personil Satuan Reserse Narkoba Polres Tebingtinggi berhasil melakukan penangkapan terhadap 4 orang diduga pelaku tindak pidana narkotika jenis sabu-sabu, Jumat (20/5/2022) sekira pukul 22.30 WIB di Jalan Ksatria Lingkungan II, Kelurahan Damar Sari, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi.
Keempatnya yakni, Hasiholan Ginting alias Olan (48) pekerjaan pedagang, warga Jalan Ksatria, Muhammad Sani Lubis alias Sani (46) pekerjaan pedagang, warga Satria Asrama Kodim 0204/DS Kelurahan Damar Sari, Indra Syahbudin Saragih alias Udin (37) pekerjaan karyawan warga Jalan Juanda Gang Abadi Lingkungan I, Kelurahan Karya Jaya, Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi dan Jan Viktor Abed Nego Tambun (35) pekerjaan Anggota Polri, warga Jalan Sentosa No 2 Batang Beruh Sidikalang, Kabupaten Dairi/Jalan HA Bilal Lingkungan IV, Kelurahan Tebingtinggi, Kecamatan Padang Hilir.
Kasat Narkoba melalui Kasubag Humas, AKP Agus mengatakan, terkait penangkapan itu petugas mengamankan barang bukti yakni, 1 bungkus plastik transparan berisi serbuk kristal warna putih diduga sabu-sabu, dimana setelah dilakukan penimbangan dengan berat kotor (brutto) 24,4 gram dan berat bersih (netto) 23,22 gram.
Lalu 1 buah kaca pirex berisi bakaran serbuk kristal warna putih diduga sabu, dimana setelah dilakukan penimbangan dengan brutto 1,24 gram dan netto 0,14 gram, 1 bungkus bekas plastik mie instan goreng, 2 bungkus plastik klip kosong, 1 set perangkat alat hisap shabu (bong), 1 buah mancis warna hijau dan 1 buah mancis warna kuning yang terpasang jarum suntik.
Agus menuturkan, awalnya Jumat (20/5/2022) sekira pukul 22.30 WIB,, keempat terduga sesuai informasi masyarakat akan mengkonsumsi narkotika. Menurutnya, keempatnya ditangkap saat berada di dalam ruangan belakang rumah Hasiholan.
“Petugas pun sejumlah barang bukti terkait penyalahgunaan narkotika. Hasiholan mengakui, sabu itu miliknya. Selanjutnya keempatnya berikut barang buktinya dibawa ke kantor Sat Narkoba untuk diperiksa lebih lanjut,” sebut Agus, Selasa (24/5/2022).
Keempatnya dipersangkakan melanggar pasal 114 ayat 2 subsider pasal 112 ayat 2 jonto pasal 132 ayat 1 Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (Purba)



