Humbahas, Lintangnews.com | Pemkab Bangli Provinsi Bali mengucapkan terima kasih kepada Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas), Dosmar Banjarnahor, karena telah membantu mengirimkan para tenaga pendidik (guru) sebagai fasilitator/asisten trainer yang ditunjuk oleh Yayasan Teknologi Indonesia Jaya melatih para guru dan pelajar SD di Bangli dengan pembelajaran matematika metode gasing.
Ucapan terima kasih itu disampaikan Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta dalam siaran persnya yang diterima awak media, Kamis (25/8/2022).
Dikatakan Sang Nyoman, sejak pembelajaran matematika metode gasing kepada guru dan para pelajar di Bangli pada tanggal 8-23 Agustus 2022, kini sudah dirasakan dan menyenangkan. Menurutnya, kemampuan berhitung siswa-siswi semakin cepat meningkat.
“Dengan berhasilnya diselenggarakannya pelatihan gasing ini, kami dengan rasa tulus dan bangga menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bupati Humbahas atas bantuan 5 orang guru yang ikut mengajar di Bangli. Semoga , tahun depan bisa mengirim kembali guru-guru Humbahas untuk Bangli,” tambahnya.
Dia menyampaikan, penyelenggaran pelatihan matematika metode gasing yang digagas oleh Yohanes Surya perlu diapresiasi. Dan Pemkab Bangli sangat mendukung dan perlu disyukuri.
Sebab, pelatihan metode gasing yang asyik, gampang dan menyenangkan ini merupakan metode terobosan yang inovatif dalam mengajarkan matematika.
“Karena, matematika yang awalnya ditakuti menjadi sangat disenangi dan dirindukan. Pelatihan ini adalah sebuah lompatan untuk mengakselerasi peningkatan kompetensi numerasi para pelajar,” kata Sang Nyoman.
Apalagi menurutnya, pendidikan adalah kunci pembuka gerbang cakrawala kehidupan. Semua kemajuan peradaban bangsa adalah sebuah karya pendidikan. Maka perlu terobosan, lompatan, inovasi dan kreasi dalam meningkatkan kemampuan numerasi para pelajar menjadi sangat penting.
Kedepan lanjut Sang Nyoman, Pemkab Bangli akan melakukan pelatihan pembelajaran matematika metode gasing dengan target 300 orang guru dan 1.200 siswa-siswi.
“Dalam waktu dekat guru dan pelajar yang sudah mengikuti pelatihan mengimbaskan kepada teman sejawatnya di sekolah masing-masing,” tambahnya.

Terpisah, Kadis Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Pemkab Bangli, Komang Pariartha menambahkan, peserta pelatihan selama 2 minggu ditempatkan di Aula Universitas Hindu Negeri IGB diikuti 50 orang guru dan 150 pelajar. Diantaranya 130 pelajar dari Bangli dan 20 pelajar dari Kota Denpasar.
“Kini para pelajar dalam hal berhitung semakin meningkat. Kami berterima kasih dengan guru-guru Humbahas yang turut membantu melakukan pelatihan pembelajaran di Bangli,” ucapnya.
Dikatakan, para pengajar yang dibawa Yohanes selama proses pelatihan sangat semangat memberikan materi, sehingga dapat diterima oleh para guru dan anak didik di Bangli. Karena gasing mempunyai ciri khas gampang, asyik dan menyenangkan yang dibawakan Yohanes.
Dikatakan Komang, selama ini matematika momok menakutkan bagi para pelajar. Ini karena melihat guru matematika kaku mengajar dan seram.
Namun, hal itu kini telah berubah di Bangli pasca pelatihan pembelajaran metode gasing. Kini, anak-anak pelajarnya malah asyik dan meningkat mengikuti pelajaran matematika, bahkan tidak bosan.
Bahkan diakuinya yang melihat langsung pelatihan dari pukul 07.00-18.00 WIB, para pelajar ternyata tidak bosan mengikuti. “Benar-benar luar biasa ini,” ucapnya bangga.
Kedepannya, lanjut Komang Pariartha, Pemkab Bangli akan melakukan pelatihan terhadap anak pelajar sebanyak 1.200 an orang yang dimulai bulan Januari tahun 2023 mendatang.
“Harapan dari pak Bupati, tahun depan akan direncanakan untuk menyasar sekitar 1.200 anak didik, mulai bulan Januari 2023. Karena pak Bupati juga punya atensi untuk itu,” katanya.
Disinggung pakah Pemkab Bangli akan mengikuti jejak Pemkab Humbahas, Komang menyampaikan berusaha.
“Mudah-mudahaan kami juga bisa. Dan, ini akan bisa berimbas di seluruh Bali,” harapnya. (JS)



