Ini Penyebabnya Peti Jenazah Sulit Dicari di Tebingtinggi

Peti jenazah yang diproduksi pengrajin di Kota Tebingtinggi.

Tebingtinggi, Lintangnews.com | Tingginya angka kematian akibat Covid-19 membuat pengrajin peti jenazah kebanjiran pesanan.

Aping (47), salah seorang pengrajin peti jenazah mengatakan, banyak menerima pesanan sejak sebulan terakhir. Usaha yang dirintisnya ini berada di Jalan Iskak Gedung Sosial atau di belakang kantor PLN Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi.

“Memang permintaan sedang tinggi belakangan ini. Terlihat dalam 1 bulan terakhir,” katanya, Jumat (30/7/2021).

Dia mengatakan, biasanya pesanan peti jenazah hanya 30-40 unit dalam 1 bulan. Sejak tingginya angka kematian Covid-19, permintaan peti jenazah naik signifikan dan sehari datang pembeli 2 hingga 4 orang.

Aping mengaku, omset dari pesanan peti jenazah bisa lebih dari 100 persen. Dia menyebutkan, untuk 1 unit peti jenazah  dijual dengan harga tinggi.

“Sejak tanggal 1 Juni 2021 sampai hari ini sudah lebih dari ratusan peti jenazah yang terjual untuk pasien meninggal karena Covid-19 di Tebingtinggi dan sekitarnya,” ucapnya. (Purba)