
Samosir, Lintangnews.com | Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Brawijaya didampingi beberapa Kepala Bidang (Kabid) dan staf melakukan kunjungan kerja (kunker) terkait percepatan aksesibilitas jalan nasional di Kabupaten Samosir.
Kedatangan Brawijaya dan rombongan diterima langsung Bupati Samosir, Vandiko T Gultom di Aula Hotel Vantas, Desa Sialanguan, Kecamatan Pangururan, Senin (28/2/2022).
Vandiko langsung memimpin rapat koordinasi (rakor) dan diawali dengan pemaparan kebutuhan jalan di Samosir oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Hotraja Sitanggang. Dilanjutkan dengan diskusi bersama terkait usulan-usulan kebutuhan Samosir.
Hadir juga dalam kegiatan itu, Staf Ahli Bupati Bidang Tata Kelola Pemerintahan dan SDM, Rudi SM Siahaan, Staf Ahli Bupati Bidang Sosial, Ekonomi dan Pembangunan, Hut Isasar Simbolon, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Hotraja Sitanggang, Kepala Bappeda, Rajoki Simarmata, Pelaksana Tugas (Plt) Kadis PUPR, Hartono dan Plt Kadis Kominfo, Ricky SH Rumapea.
Bupati juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian BBPJN Sumut di Samosir. “Pemkab Samosir akan berkomunikasi kepada masyarakat terkait hal pembebasan lahan agar tidak menjadi kendala dalam progres pembangunan,” sebutnya.
Mengingat Samosir sebagai salah satu Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), Vandiko juga berharap bantuan pembangunan akses jalan menuju Desa Wisata di Samosir serta jalan By Pass di Pangururan yang juga sebagai ibu kota Samosir mengingat seringnya terjadi kemacetan pada saat hari libur.
Saat ini, Samosir melakukan pembukaan jalan-jalan desa dan akses jalan di pesisir pantai, salah satunya Pantai Long Beach sepanjang 22 kilometer. Kegiatan pembukaan dan sirtunisasi jalan ini dilakukan dengan swakelola Dinas PUPR Samosir, dengan syarat lebar jalan 6 sampai dengan 10 meter dan tidak menuntut ganti rugi.
Sementara itu, Brawijaya mengatakan, akan mendukung dan memberikan perhatian penuh atas program kebutuhan Samosir yang juga sebagai kawasan prioritas dengan berbagai tahap.
“Diharapkan Pemkab Samosir tetap bersinergi dalam memperlancar proses pembangunan, salah satunya seperti masalah pembebasan lahan. Saya juga mengharapkan komunikasi yang baik antara Pemkab Samosir dan BBPJN Sumut dalam pengusulan kegiatan dan tahap pelaksanaan kegiatan akan berjalan dengan baik,” imbuhnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati memberikan cinderamata berupa ulos dan oleh-oleh khas Samosir kepada Brawijaya dan rombongan. Kunker ini merupakan kunjungan pertama ke Samosir setelah Vandiko dilantik pada 4 Januari 2022 lalu.
Rakor ini merupakan bentuk sinergitas antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan daerah dalam mendukung aksesibilitas di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba di Samosir melalui anggaran Kementerian. (Manru)


