Jalinsum 4 Km Rusak, Kebun Ajamu dan PT HPP Turunkan Alat Berat

Alat berat dan bahan material batu sertu di tengah Jalinsum bersama pengurus perkebunan PTPN IV Kebun Ajamu dan PT HPP.

Labuhanbatu, Lintangnews.com | Sepanjang 4 km Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) dari Simpang Ajamu sampai ke Puskesmas Desa Teluk Sentosa, Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu diketahui dalam kondisi rusak.

Ini membuat PTPN IV Kebun Ajamu dan PT HPP turunkan kembali alat berat memperbaiki, sekaligus menimbun kondisi jalan berlobang saat ini benar-benar meresahkan masyarakat. Pasalnya, badan jalan hampir seluruhnya berlobang dan bergelombang.

Jalinsum itu diperhitungkan sudah 2 tahun kondisi mengalami kerusakan berat. Namun belum ada terlihat tanda-tanda dari pihak Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) untuk memperbaiki atau melakukan pembangunan yang sangat dinantikan masyarakat.

Diketahui Jalinsum itu menghubungkan Panai Hilir dan Panai Tengah, serta merupakan akses jarak tempuh terdekat dengan Provinsi Riau

Anggota DPRD Sumatera Utara dari Daerah Pemilihan (Dapil) VI meliputi Labuhanbatu Utara (Labura), Labuhanbatu Selatan (Labusel) dan Labuhanbatu pada Jumat (12/11/2021) saat reses pertama masa sidang III tahun 2021-2022, Edi Susanto Ritonga menjawab, akan ada perbaikan, namun kapan tidak jelas waktunya.

“Namun demikian, akan saya upayakan menghubungi Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Sumut agar Jalinsum itu segera diperbaiki,” ucap politisi Partai Hanura itu.

Sementara Jalinsum itu belum diperbaiki, pihak perkebunan kelapa sawit di wilayah Kecamatan Panai Tengah dan Panai Hulu secara bergotong royong melakukan perbaikan, dengan menimbun lobang dengan pasir batu (sirtu) dan menurunkan alat berat.

Ketua SP BUN Kebun Ajamu, Apin Nasution mewakili manajemen PTPN IV mengatakan, Senin (15/11/2021) untuk penimbunan jalan dilaksanakan pihaknya dengan menimbun batu sirtu sebanyak 5 dump truk dan PT HPP 5 dump truk.

“Penimbunan Jalinsum menurunkan alat berat untuk ikut memperbaiki jalan yang rusak., Masyarakat tidak terlalu takut lagi untuk melewati jalan itu, karena tidak jarang truk pengangkutan kelapa sawit terbalik di tengah Jalinsum ini,” sebutnya.

Sementara masyarakat mengharapkan kepada pemerintah untuk segera memperbaiki Jalinsum itu, karena jalan ini adalah urat nadi perekonomian masyarakat di Kecamatan Panai Hulu, khusus wilayah Pantai Labuhanbatu. (Sofyan)