Jelang Ramadhan, PLN Kisaran Gelar Apel Alat dan Pasukan Siaga

Manager PLN Kisaran, Heryanto Siburian bersama petugas PLN sedang gelar apel siaga di halaman kantor PLN ULP Kisaran.

Asahan, Lintangnews.com | Guna memastikan pasokan listrik di masyarakat terkendali dan aman selama bulan Ramadhan 1440 H, PLN ULP Kisaran, Kabupaten Asahan melakukan gelar alat dan pasukan siaga petugas pelayanan teknik  (yantek) yang standby 24 jam di beberapa unit.

Seperti kantor ULP Kisaran ada 2 tim setiap hari dengan 18 orang siaga, kantor Jaga Air Joman 7 orang, Pos Jaga Tinggi Raja 6 orang, kantor Jaga Sukadame 6 orang dan kantor Jaga Silau Jawa 6 orang.

“Kita ingin memastikan agar pasokan listrik ke masyarakat terkendali dan aman menjelang dan saat bulan Ramadhan ini,” kata Manager PLN Kisaran, Heryanto Siburian saat memberikan arahan dalam apel siaga, Sabtu (4/5/2019).

Menurutnya, memberikan pelayanan maksimal untuk masyarakat pelanggan yang mencakup wilayah Kisaran sendiri merupakan komitmen PLN selama ini.

Didukung dengan personil tenaga teknik, PLN berharap selama bulan Ramadhan tidak ada kendala listrik yang akan mengganggu saat beribadah mengingat masyarakat kini sudah tergantung pada energi listrik.

“Kita juga menambahkan dengan material stanbay seperti , fuse link, pin Isolator, Suspension Isolator, Cross Arm Ateel,LA Chamber ( penangkal petir ) yang sudah terpasang 20 unit dan material lainnya untuk mendukung bila terjadi gangguan,” ucap Heryanto.

Ditambah lagi dengan peralatan yang sudah dicek dengan keadaan baik seperti, Stick 20 KV, Fuse Fuller, Kotrek atau Hois, Tool Set dan lainnya sebagai pendukung bila terjadi gangguan.

“Kepada petugas yang bekerja siaga 24 jam, kita memberikan pelayanan ke masyarakat pada bulan Ramadhan bagian dari ibadah, bekerja lah secara ikhlas. Semoga jika kita ikhlas akan mendapat amal pahala yang baik pula,” sebut Heryanto.

Dirinya juga berpesan kepada masyarakat, untuk menggunakan energi listrik secara bijak dengan tidak berlebihan dan sesuai kebutuhan saja.

“Pada jam tertentu saat Ramadhan biasanya ada kebutuhan listrik naik karena digunakan secara bersamaan, karenanya bijak lah dalam menggunakan energi listrik,” harap Heryanto. (handoko)