Simalungun, Lintangnews.com | Anggota DPRD Simalungun, Bernhard Damanik, Sabtu (19/10/2019) meninjau lokasi jembatan penghubung Nagori Pinang Ratus dengan Nagori Pagar Pinang yang putus akibat diterjang banjir dari areal Hak Guna Usaha (HGU) PTPN IV Kebun Bah Birong Ulu pada tahun 2017 silam.
Jembatan itu berlokasi di Dusun Suka Mulia Nagori Pinang Ratus, Kecamatan Jorlang Hataran. Kabupaten Simalungun.
Pendamping Lokal Desa (PLD), Kristianus Naibaho kepada lintangnews.com menerangkan, kunjungan dimaksud dalam rangka untuk mencari solusi bersama anggota DPRD Simalungun atas pelaporan istri dari pada Pangulu Nagori Pinang Ratus, Zulkifli Pane, boru Simanjuntak. Persisnya sekira semingguan lalu dan selanjutnya dihadiri Bernhard Damanik.
“Seminggu yang lalu istri Pangulu Nagori Pinang Ratus mengadu kepada Bernhard Damanik. Karena putus asa jembatan penghubung 2 Nagori itu tak kunjung dapat perhatian pembangunan dari Pemkab Simalungun. Meski jembatan itu putus akibat diterjang banjir dari areal HGU PTPN IV Bah Birong Ulu,” beber Kristianus.
Menurut informasi istri dari Pangulu Pinang Ratus, jika jembatan penghubung itu sudah putus sekira 3 tahun lalu. Namun setelah diterjang luapan banjir dari areal PTPN IV Bah Birong Ulu pada tahun ini, jembatan penghubung dimaksud menjadi terputus total (tidak bisa dilalui lagi).
“Sudah 4 kali Camat Jorlang Hataran berganti, tapi jembatan penghubung itu tak juga diperbaiki. Dengan hadirnya anggota DPRD Simalungun, Bernhard Damanik, pembangunan jembatan dapat terealisasi. Karena masyarakat kedua Nagori ini membutuhkannya,” terang Kristianus.
Terkait informasi itu, Bernhard Damanik membenarkan. Dirinya berkunjung datang melihat secara langsung kondisi jembatan yang menghubungkan kedua Nagori dimaksud.
“Masyarakat berharap dapat kita perjuangkan agar jembatan dapat diperbaiki. Persoalan ini akan kita sampaikan dan kita akan perjuangkan,” tulis Bernhard via pesan WhatsApp (WA). Zai


