Jumlah Penduduk Jika Tak Dikendalikan akan Menjadi Beban Pembangunan

Foto bersama kegiatan pencanangan bulan bakti PKK KB Kesehatan Kota Siantar tahun 2021.

Siantar, Lintangnews.com | Pencanangan PKK KB Kesehatan yang dirangkai dengan penutupan Bulan Bakti TNI Manunggal KB Kesehatan tahun 2021 berjalan dengan sukses.

Usai penutupan, dilanjutkan dengan peninjauan langsung Pelayanan MOW atau Kontap Wanita yang dilaksanakan di RSUD Djasamen Saragih didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama (Dirut), Maya Damanik, Selasa (23/11/2021).

Dari lokasi itu, kegiatan dilaksanakan di ruang Serbaguna Bapeda yang dihadiri Wali Kota diwakili Plh Sekretaris Daerah (Sekda), Zainal Siahaan dan Ketua PKK Kota Siantar, Syahputri Hefriansyah.

Wali Kota dalam sambutannya melalui Zainal menyampaikan melalui kegiatan ini, berharap kepada Tim penggerak PKK Siantar untuk tidak bosan memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada keluarga dan masyarakat akan pentingnya program KB dan kesehatan, terutama status gizi bayi dan balita untuk mencegah terjadinya kasus stunting.

Lanjut Zainal persoalan kependudukan membutuhkan penanganan yang terintegratif agar tepat sasaran. Pertambahan penduduk yang tidak sesuai daya dukung dan daya tampung lingkungan akan menimbulkan kerawanan sosial, ekonomi dan keamanan. “Oleh sebab itu, pertumbuhan penduduk harus dapat dikendalikan melalui program keluarga berencana,” tuturnya.

Dijelaskannya, jumlah penduduk di Siantar jika tidak dikendalikan dengan strategi yang terukur, maka akan menjadi beban pembangunan, karena pertumbuhan penduduk yang tidak seimbang antara kualitas dan kuantitas.

“Sebelum mengakhiri arahan ini, saya mengajak kita yang hadir agar dapat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar,” sebutnya.

Sementara itu, Syahputri Hefriansyah dalam sambutannya menyampaikan, pelaksanaan bakti sosial kesatuan gerak PKK-Bangga Kencana-Kesehatan merupakan suatu rangkaian kegiatan yang dilaksanakan secara terpadu oleh Tim Penggerak PKK bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan melibatkan seluruh komponen masyarakat baik formal maupun non formal.

Ditambahkan Syahputri, dalam pelaksanaan kegiatan ini, telah banyak menunjukkan nilai positif dan hasil yang nyata di tengah-tengah masyarakat, serta mendapatkan pengakuan yang luas sebagai upaya bersama untuk meningkatkan kepedulian dan peran serta masyarakat, mulai dari kepedulian terhadap lingkungan yang bersih dan sehat, partisipasi dalam kegiatan posyandu, pola hidup bersih dan sehat serta keikutsertaan ber KB.

“Hal ini tentunya bertujuan untuk mewujudkan kesejahteraan dan meningkatkan derajat masyarakat,” tutupnya.

Hadir dalam kegiatan itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB), Rumondang Sinaga, Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Siantar, Wakil Ketua, Darma Wanita Persatuan, Babinsa, OPD dan secara zoom virtual meeting diikuti semua kader KB, Kepala UPTD, Ketua PKK Kecamatan dan Kelurahan, PLKB dan pegawai Dinas PPKB. (Elisbet)