Kebakaran di Panai Hilir, Pasutri dan 2 Anaknya Tewas Terpanggang

Kebakaran yang terjadi di Jalan Ahmad Yani Kelurahan Seiberombang, Kecamatan Panai Hilir, Labuhanbatu.

Labuhanbatu, Lintangnews.com | Peristiwa kebakaran terjadi di rumah padat penduduk di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Seiberombang, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu.

Diperkirakan ada 4 orang dinyatakan tewas terpanggang api dalam peristiwa kebakaran yang terjadi Rabu (5/6/2019) sekira pukul 03.30 WIB itu.

Tewasnya keempat orang warga etnis Tionghoa itu dibenarkan pihak Kepolisian setempat. “Ya ada 4 orang tewas terpanggang api, setelah tim identifikasi turun,” kata Kapolsek Panai Hilir, AKP Budiarto kepada sejumlah wartawan.

Dia menyebutkan, identitas korban tewas akibat keganasan si jago merah itu yakni, Julham alias Pangku (50) bersama istrinya Sanam (45), serta 2 orang anaknya, Johanes (20) dan Jensen (9).

Kapolsek mengatakan, peristiwa yang terjadi tepat subuh Hari Raya idul Fitri itu ada sebanyak 4 orang berhasil menyelamatkan diri dari kobaran api yakni, 2 orang anak korban, keponakan dan orang tua perempuan korban. Mereka adalah, Jenni (15) dan Enjel (11), keponakan Nesa (15) dan orang tua perempuan, Mei Yong (75).

AKP Budiarto menuturkan, asal kebakaran pertama datang dari rumah Julham. Api dengan cepat merambat ke rumah warga lainnya, karena rata-rata bangunan rumah di Tempat Kejadian Perkara (TKP) berdinding papan. “Api dari rumah Julham itu juga digunakan sebagai tempat usaha gas elpiji,” sebut Kapolsek.

Warga setempat, Ali menuturkan, jika lambatnya datang mobil pemadam kebakaran (damkar) dari Labuhan Nilik, Kecamatan Panai Tengah.

“Ada saja kendala, mobilnya rusak pula. Akhirnya 3 unit mobil damkar didatangkan dari Rantauprapat,” sebut Ali. (sofyan)