Kebutuhan Pupuk Bersubsidi Tobasa Tahun 2019 Sebanyak 12.336 Ton

Sekretaris Dinas Pertanian dan Perikanan, Jerri Silaen (atas) dan HET pupuk bersubsidi di Tobasa.

Tobasa, Lintangnews.com | Sesuai Keputusan Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Pemkab Toba Samosir (Tobasa), Sahat Manullang, permintaan pupuk bersubsidi sesuai data yang diberikan kelompok tani (poktan) di 16 Kecamatan dsebesar 12.336 ton di tahun anggaran 2019.

“Kebutuhan pupuk organik, Urea, NPK, Za dan SP-36 di Tobasa telah ditetapkan Dinas Pertanian dan Perikanan terhitung sejak tanggal 25 Januari 2019,” sebut Sekretaris Dinas Pertanian dan Perikanan, Jerri Silaen, Kamis (31/1/2019).

Terhitung sejak Januari hingga Desember 2019, kebutuhan pupuk bersubsidi yang di butuhkan petani sesuai RDKK poktan 16 Kecamatan meliputi, pupuk organik bersubsidi sebanyak 980 ton, NPK bersubsidi 4.626 ton, Za 1.542 ton, SP-36 sebanyak 2.018 ton dan Urea 3.170 ton.

Sementara harga pupuk subsidi menurut jenisnya, Urea seharga Rp 1.800/kg,SP-36 harga Rp 2.000/kg, Za harga Rp 1.400/kg,NPK harga Rp 2.300/kg dan organik harga Rp 500/kg.

Dan apabila dikemudian hari, terdapat kekeliruan dalam penetapan,akan ditinjau kembali untuk perbaikan dan perubahan.

“Kita berharap, penyaluran pupuk bersubsidi dari pemerintah disalurkan dengan tepat sasaran dan dimanfaatkan petani untuk meningkatkan hasil pertanian,” pungkas Jerri. (asri)