Kejari Asahan Tuntut Hukuman Mati 5 Terdakwa Kasus Narkotika 

Kasil Intel Kejari Asahan, Josron Malau didampingi Kasi Pidum, Aben Situmorang dan Christin Juliana Sinaga memberikan keterangan pers.

Asahan, Lintangnews.com | Penangkapan terhadap 5 orang di Desa Bagan Asahan, Kecamatan Tanjungbalai Kabupaten Asahan, pada Sabtu(17/4/2021) telah ditetapkan menjadi terdakwa.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Asahan menjatuhkan tuntutan pidana mati kepada kelimanya dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Kota Tanjunbalai, Kamis (18/11/2021).

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Asahan, Aluwi melalui Kasil Intel, Josron Malau didampingi Kasi Pidum, Aben Situmorang dan Christin Juliana Sinaga mengatakan, masing-masing terdakwa berinisial HA, SOF, JS, AFS dan MP.

Ini berawal dari penemuan diduga narkotika jenis sabu-sabu, lalu berlanjut dengan penggerebekan, Sabtu (17/4/2021) di Desa Bagan Asahan.

“Dari tangan pelaku disita barang bukti berupa 55 bungkus teh cina merek Guanyinwang berisikan diduga narkotika jenis sabu-sabu seberat 57, 799,99 gram atau sekitar 57 kilogram lebih,ditambah 5.000  pil ekstasi seberat 1.191 gram,” ujar Josron.

Dia mengatakan, kelima terdakwa merupakan sindikat internasional, dimana memiliki peran yang berbeda-beda, seperti membawa dari laut hingga ke pinggiran. Lalu ada pula yang melanjutkan untuk dibawa naik ke darat.

“Para terdakwa merusak generasi bangsa, juga tidak mendukung program pemerintah. Karena itu tidak ada ampun bagi mereka yang terlibat narkotika, maka tuntutan pidana hukuman mati kita jatuhkan dan tidak ada hal yang dapat meringankan mereka,” tegas Josron.

Lanjutnya, dari hasil keterangan terdakwa, diketahui mereka sudah sering melakukan hal itu menjadi kurir narkotika dan baru kali ini tertangkap.

“Kasus kita pisah menjadi 3 berkas, dimana sesuai pasal 114 ayat 2 jonto pasal 132 ayat 1 Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dimana majelis hakim akan diketuai Salomo Ginting, dengan anggota Joshua Sumanti dan Anita Meilyna,” ungkap Josron. (Heru)

kasil Intel kejaksaan Negeri Asahan  Josron Malau didampingi kasipidum Aben Situmorang dan Christin Juliana Sinaga saat memberi keterangan Pers