Kejari Tebingtinggi Sebut Kasus Dana Reses DPRD Tahun 2017 Dihentikan  

Aksi demo yang berlangsung di Kejari Tebingtinggi.

Tebingtinggi, Lintangnews.com | Kejaksaan  Negeri (Kejari) Kota Tebingtinggi telah menutup dan menghentikan penyelidikan kasus dana reses DPRD setempat tahun 2017 hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Ini berhubung karena kerugian negara sebesar Rp 600 juta telah dikembalikan oknum anggota DPRD Tebingtinggi dengan kurun waktu sampai tahun 2018 ke kas negara atas koordinasi dengan Inspektorat Kota Tebingtinggi. Hal ini membuat penyelidikan kasus yang bersumber laporan elemen masyarakat itu dihentikan  penyelidikannya.

Hal itu ditegaskan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tebingtinggi, Muhammad Novel melalui Kasi Intel, Ranu Wijaya menjawab pertanyaan pengunjuk rasa dari Aliansi Masyarakat Kota Tebingtinggi yang koordinir Dian Isa Pradana dan Sahat Tambunan di depan kantor Kejaksaan, Jalan Yos Sudarso, Rabu (30/10/2019).

Sebelumnya, para pendemo meminta kepastian hukum atas kasus itu. Namun Ranu mengatakan, berhubung tidak ada kerugian  negara, maka penyelidikan menjadi kewenangan Kajari Tebingtinggi menutup dan menghentikannya. (Aguswan)