Humbahas, Lintangnews.com | Kepala Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Renward Marpaung, membantah pemenang tender cepat pengadaan jasa cleaning service di RSUD Dolok Sanggul sudah terencana.
Ia mengatakan, proses itu sudah tersistim di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) dan Sistim Informasi Kinerja Penyedia (Sikap).
“Itu semua sudah tersistim di LPSE dan Sikap. Ini merupakan sebuah sub sistem dari sistim pengadaan secara elektronik yang digunakan untuk mengelola data/informasi mengenai riwayat kinerja atau data kualifikasi penyedia barang/jasa yang dikembangkan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP),” kata Renward didampingi salah seorang rekan kerjanya kepada wartawan, Kamis (7/4/2022) di ruang kerjanya.
Renward menambahkan, proses tender pengadaan jasa cleaning service ini merupakan proses tender cepat dilakukan. Sebelumnya, pihaknya menerima dokumen dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) RSUD Dolok Sanggul , berupa syarat-syarat dokumen yang harus dipenuhi perusahaan.
Di antaranya, izin usaha yakni Nomor Induk Berusaha (NIB), memiliki klasifikasi izin usaha dan pengalaman, KBLI 2020, N8121, N81210 dan aktifitas kebersihan umum bangunan.
“Selain itu, pengalaman yakni memiliki pengalaman pekerjaan sejenis minimal 1 kali dengan nilai kontrak Rp 1.366.629.300,00 pada salah satu pengalaman pekerjaan antara durasi tahun 2019-2021,” sambung Renward.
Usai diterima, pihaknya kemudian mengumumkan di LPSE. “Setelah diumumkan, beberapa perusahaan memasuki penawarannya. Dari perusahaan-perusahaan yang masuk melakukan penawaran itu sudah terverifikasi di sistim Sikap,” ujar Renward.
“Artinya Sikap membantu proses identifikasi data penyedia, sehingga pemilihan penyedia dapat dilakukan dengan cepat,” tambahnya.
Kemudian, hanya 4 perusahaan yang memasuki penawarannya dari 9 perusahaan yangmendaftar. Yakni, PT Graha Gresik dengan harga penawaran senilai Rp 1.230.009.698,09, PT Yuwana Eka Sejati Sentosa Rp 1.255.143.837,35, PT Baktri Karya Sarana Rp 1.263.914.505,00 dan PT Griya Resik Mandiri Rp 1.360.551.178,50.
Dari penawaran ini, selanjutnya hasil evaluasi ditandai PT Graha Gresik sebagai pemenang. Selanjutnya UKPBJ menutup proses dan menyerahkan prosesnya kepada PPK mengundang pemenang untuk berkontrak.
Terkait keabsahan dokumen, Reward menjelaskan, pihaknya tidak lagi pihaknya melakukan pemeriksaan dokumen, dikarenakan proses tender pengadaan jasa cleaning service adalah tender cepat.
“Kami saja gak tau siapa nama Direktur Perusahaan. Karena sudah tersistim itu dan Sikap langsung memverifikasi. Jadi, sekaitan dokumen langsung PPK nya meminta, itu bentuk undangan yang dilakukan dan dikirim ke email perusahaan masing-masing setelah diketahui siapa pemenangnya,” terangnya.
“Nanti pemenang pertama diundang yang paling terendah dan dibuat jadwal kapan bisa hadir. Jika pemenang pertama tidak bisa hadir, berarti gagal. Dikirim lagi undangan ke perusahaan penawaran kedua. Jika yang kedua tidak datang masuk lagi undangan dan seterusnya. Kalau pun keempat perusahaan yang mengikuti proses tender cepat ini tidak bisa hadir dari undangan PPK, berarti gagal proses tendernya,” jelasnya menambahkan.
Disinggung ada pernyataan PPK RSUD Dolok Sanggul, Robert Silaban terkait pengalaman kerja PT Graha Gresik mengenai masalah keabsahaannya, Reward menjelaskan, pihak PPK yang lebih jelas mengetahui sejauh mana pengalaman perusahaan tersebut.
“Mereka yang tau itu. Karena mereka yang mengundang dan memeriksa, bukan kami. Kami hanya mengumumkan dengan proses tender cepat,” tukasnya.
Sebelumnya, diketahui anggaran RSUD Dolok Sanggul habis untuk urusan cleaning service. Anggaran yang dikeluarkan sejak tahun 2016 sampai tahun 2022 hanya untuk biaya jasa cleaning service boleh dibilang cukup fantastis.
Fantatisnya, Rumah Sakit (RS) milik Pemkab Humbahas itu tidak tanggung-tanggung mengeluarkan anggaran. Seperti di tahun anggaran 2022 ini menghabiskan dana hingga mencapai Rp 1,4 miliar.
Kini tender jasa cleaning service telah diumumkan secara online melalui LPSE, dan dimenangkan PT Graha Gresik beralamat Komplek Ruko Griya Prima Blok A1 No 8 Kelurahan Buliang, Kecamatan Batuaji, Kota Batam. (JS)



