Kepsek di Ujung Padang Diduga Manipulasi Dapodik Demi Anaknya Lulus PPPK 2021

Kabid PTK Disdik Simalungun, Bonggua Sinaga dan guru yang tidak aktif mengajar namun lulus PPPK, Yusnita Delfriani Aritonang.

Simalungun, Lintangnews.com | Oknum Kepala sekolah (Kepsek) SD Negeri 094121 Hutaparik di Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten Simalungun, Basa Sarumpaet diduga manipulasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) demi anaknya, Yusnita Delfriani Aritonang lulus seleksi kompetensi tahap II Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2021.

Dugaan ini bukan tanpa alasan kuat, dimana sejumlah sumber informasi dihimpun menyebutkan, Yusnita guru honor tidak aktif mengajar terhitung tahun 2016 silam. Namun lulus seleksi kompetensi tahap II PPPK tahun 2021, dengan data Dapodik sekolah terkoneksi per tanggal 25 Desember 2020.

“Anaknya kan sudah lama tidak masuk sekolah, data Dapodiknya pernah saya keluarkan. Datang Kepsek, Basa Sarumpaet mengancam. Yan ko kau keluarkan Yusnita dari Dapodik. Biar lulus Nita masukkan lagi di Dapodik. Tolong ya dek. Begitu pesan singkat telepon seluler Basa Sarumpaet,” beber sumber, kemarin.

Terpisah sebelumnya, Kepala Bidang (Kabid) PTK Dinas Pendidikan Simalungun (Disdik) Pemkab Simalungun, Bonggua Sinaga mengatakan, meskipun guru tidak aktif lagi mengajar di Ujung Padang, namun Yusnita tetap diperbolehkan ujian.

“Bisa ujian mereka, walau sdh tdk mengajar lg. Guru Yg di ujung padang sdh berkordinasi langsung dgn kementrian,” tulis Bonggua melalui pesan singkat. (Zai)