Ketua PKK Deli Serdang Terima Penghargaan Satyalencana Wira Karya dari Presiden

Presiden, Joko Widodo memberikan penghargaan Satyalencana Wira Karya pada Ketua TP PKK Kabupaten Deli Serdang, Yunita Ashari Tambunan.

Deli Serdang, Lintangnews.com | Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Deli Serdang, Yunita Ashari Tambunan, menerima penghargaan Satyalencana Wira Karya bidang program Bangga Kencana dari Presiden, Joko Widodo.

Penyematan penghargaan dilakukan di acara peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke 29 tahun 2022 di Lapangan Merdeka Medan, Kamis (7/7/2022).

Yunita hadir bersama Bupati Deli Serdang, Ashari Tambunan, Wakil Bupati, M Ali Yusuf Siregar, Wakil Ketua PKK, Sri Pepeni Yusuf Siregar, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Citra Effendi Capah, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan penggiat dan penyuluh stunting.

Dalam pidatonya, Presiden meminta Gubernur Sumatera Utara , Edy Rahmayadi, Wali Kota Medan, Bobby Afif Nasution bersama seluruh kepala daerah tingkat Kabupaten/Kota di Sumut untuk fokus dalam menekan angka stunting.

Pasalnya, di tahun 2021, angka stunting di Sumut mencapai 25,8 persen atau masih di atas angka rata-rata nasional yang berada di angka 24,4 persen. Sedangkan di Kota Medan yang merupakan ibu kota Provinsi Sumut, angka stunting masih berada di angka 19 persen lebih.

“Tingginya angka stunting ini mohon agar menjadi perhatian. Stunting di Indonesia di tahun 2021 sebesar 24,4 persen. Target kita di 2024 harus bisa turun ke 14 persen,” ucap Jokowi.

Untuk bisa mencapai penurunan stunting ke angka 14 persen pada tahun 2024 itu, kata Jokowi, dibutuhkan kerja keras dari semua pihak.

“Pada Harganas ini, saya mengajak seluruh kekuatan bangsa agar bersama-sama menurunkan angka stunting untuk menyiapkan generasi bangsa yang berkualitas,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo memberikan apresiasi kepada Gubsu dan kepala daerah Kabupaten/Kota di Sumut yang telah memberikan dukungan besar kepada pemerintah dalam menekan angka stunting.

Dikatakan Hasto, BKKBN telah melakukan berbagai upaya dalam menekan angka stunting, baik dengan menangani secara langsung dengan pemberian asupan gizi yang cukup hingga penanganan pola hidup bersih dan sehat.

“Untuk menekan stunting, setiap Desa/Kelurahan minimal memiliki 1 orang pendamping keluarga. Selain itu, juga harus ada Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Stunting,” pungkasnya.

Perlu diketahui, Ketua PKK DeliSerdang  mendapatkan Satyalancana Wira Karya (SWK) karena berperan aktif menyukseskan program Bangga Kencana melalui program Ibu Religius (Relawan Keluarga, Pelindung Anak dan Keluarga), menyusun dan mensosialisasikan buku petunjuk penggunaan media simulasi bina kelompok remaja, serta menginisiasi kelas inklusi anak berkebutuhan khusus di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), sehingga terwujud keluarga dan generasi yang berkualitas. (Idris)