Kurangi Sampah di Siantar, Dinas Lingkungan Hidup Bangun Bank Sampah  

Siantar, Lintangnews.com | Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemko Siantar dan UPT PLN Siantar menyadari sampah plastik merupakan momok menakutkan saat ini.

Karena itu, kedua instansi ini membangun Bank Sampah ‘Bantan Berseri Abadi’, dengan tujuan untuk mengurangi sampah plastik di Siantar.

Direktur Bank Sampah, Siti Aminah Sinaga dalam laporannya menyampaikan. dasar hukum pendirian Bank Sampah Bantan Berseri Abadi ini melalui Undang-Undang (UU) Nomor 18 Tahun 2008  tentang Pengelolaan Sampah, Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah dan Surat Keputusan (SK) Kelurahan Bantan tentang Pembentukan Bank Sampah Bantan Berseri Abadi.

Ia menyampaikan, pelaksanaan peresmian bank sampah ini terlaksana karena bantuan dan kerjasama UPT PLN Siantar dan Pemko Siantar melalui DLH.

“Bantuan dari UPT PLN yakni, mesin pengolahan plastik, becak betor, mesin jahit dan timbangan. Sedangkan dari DLH bantuan berupa pelatihan sosialisasi Bank Sampah,” sebut Siti, Selasa (22/10/2019).

Sementara itu, Manager UPT PLN Siantar, Fretz Josue menyampaikan, pihaknya saat ini sedang fokus ke isu ramah lingkungan.

“Ini sebagai bukti kami konsern ke pengelolaan lingkungan, bagaimana kita tau isu terbesar saat ini adalah soal pengolahan sampah plastik, dan ini bukan hanya di Indonesia tetapi dunia,” sebutnya.

Sampah plastik, menurutnya, salah satu momok di dunia. Apalagi plastik baru hancur setelah puluhan dan ratusan tahun.

“Waktu yang lama ini, akan menjadi permasalahan besar bagi kita. Sehingga kita dari UPT PLN Siantar bekerjasama dengan DLH dalam mengolah sampah plastik dan bernilai ekonomis bagi masyarakat,” paparnya.

Wali Kota Siantar, Hefriansyah mengaku gerakan menuju Indonesia bersih sampah tanpa disadadi telah dimulai. “Banyak masyarakat kita sebenarnya, jangankan membuang sampah, meletakkan sampah pada tempatnya pun payah,” tuturnya.

Sehingga menurutnya, hadirnya Bank Sampah di Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat menjadi inovasi dalam mengubah perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan.

“Ini menjadi inovasi kita dalam mengolah sampah dan bernilai ekonomis dengan hadirnya Bank Sampah,” tandasnya.

Kepala DLH, Dedy T Setiawan mengaku, pihaknya hanya sebatas mediator dalam terwujudnya Bank Sampah di Kelurahan Bantan.

“Sebelum peresmian ini, kita telah buat pelatihan manajemen untuk pengelolaan sampah. Kita targetkan 2 bulan ditangani, setelah itu dikelola oleh kelompok,” tutupnya.

Hadir dalam acara peresmian itu, Camat Siantar Barat, Syaiful Rijal dan Ketua TP PKK Siantar, Syahputri Hefriansyah Hutabarat. (Elisbet)