Laporan Masyarakat, Satpol PP Labura Tertibkan Bangunan Tanpa IMB

Bangunan ruko tanpa IMB yang ditertibkan Satpol PP Pemkab Labura.

Labura, Lintangnews.com | Satpol PP Pemkab Labuhanbatu Utara (Labura) menindaklanjuti laporan salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan viralnya pemberitaan bangunan rumah toko (ruko) bertingkat diduga tidak mengantongi Izin Mendirikan Bangunan ( IMB).

Ruko milik Tony Julfikar itu beralamat di Jalan Sudirman, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labura dan pihak Satpol PP langsung melakukan penertiban, Senin (12/7/2021).

Kepala Bidang (Kabid) Perda, Nursita Tampubolon didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kasatpol PP Syawaluddin dan Kasi Op Maruli Tanjung  melihat kondisi bangunan ruko sudah berdiri dan hampir 50 persen rampung.

“Kita sudah melakukan pemanggilan, tetapi pemiliknya tidak mau hadir. Untuk sementara pengerjaan bangunan dihentikan sebelum ada izin bangunan dan legalitasnya dari instansi terkait. Sementara identitas pekerja selaku penduduk pendatang dan pada saat ini pandemi Covid-19,” ucap Nursita.

Lanjutnya, Satpol PP akan menyegel bangunan ruko itu, apabila pemiliknya tidak bisa menunjukkan IMB. Selain itu, laporan lainnya jika pembangunan ruko telah melawati batas bangunan sehingga memakan jalan provinsi milik negara.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP), Asril Hasibuan kepada awak media mengatakan, bangunan itu belum mengantongi IMB dan dokumen pendukung lainnya .

“Kita mengambil tindakan tegas dengan memberhentikan proses pembangunannya. Karena ruko dibangun tanpa adanya IMB,” tukasnya.

Menurutnya, Pemkab Labura terus mengimbau kepada masyarakat agar mengurus izin terlebih dahulu sebelum proses pembangunan dilakukan. Namun masih ada yang membandel atau tidak menghiraukan imbuhan tersebut.

Untuk menghindari pembangunan liar, pihaknya meminta masyarakat ikut mengawasi di lingkungannya masing-masing. “Apabila afa ditemukan agar segera memberi pengaduan langsung ke Satpol PP Labura,” sebut Asril. (Sofyan)