Samosir, Lintangnews.com | Satu unit rumah di Perumahan SMA Negeri 1 Pangururan, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir disatroni maling dengan merusak kunci pintu belakang yang terhubung dengan komplek sekolah.
“Barang-barang yang hilang berupa alat-alat dapur yaitu 2 buah dandang ukuran besar, ember 3 buah, tabung gas isi 12 kg 2 buah dan kompornya piring melamin, gelas, ceret, teko, sendok makan, sendok garpu, periuk, kuali besar dan kecil dan lainnya yang belum kami cek keberadaannya ludes semua,” ucap Nanang Simatupang selaku pemilik rumah ketika diwawancarai awak media, Jumat (29/1/2021).
Lebih lanjut Nanang membeberkan, yang anehnya kamar mandi dibongkar dan bak air dirusak dengan dipecahkan mempergunakan batu besar atau martil besar.
“Ini suatu pertanyaan besar bagi saya setelah melihat itu dan telah melaporkan kepada penegak hukum untuk dilakukan penyelidikan,” ungkapnya.

Dia mengaku, tidak menempati rumah saat kejadian akibat pandemi Covid-19 dan tak masuk sekolah.
Nanang menuturkan, sementara waktu menumpang di rumah mertua di Desa Simarmata, Kecamatan Simanindo dan bekerja mengolah pertanian menanam jagung untuk menyambung hidup keluarganya.
“Kami mengetahui kejadian ini pada Minggu (24/1/2021) sekira pukul 13.00 WIB dan Senin (25/1/2021) sekira pukul 15.00 WIB resmi melaporkan ke Polres Samosir agar diungkap kasus itu,” ujar Nanang.
Pihaknya berharap, Polres Samosir segera mengungkap kasus ini, sehingga para pelaku dapat cepat tertangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. (Tua)


