Merasa Dicurangi, Caleg DPR RI ini akan Surati Bawaslu Sumut

Anthon Sihombing Caleg DPR RI Partai Golkar Dapil Sumut III saat menggelar konfrensi pers.

Siantar, Lintangnews.com | Calon Legislatif (Caleg) DPR RI Partai Golkar Nomor urut 2, Anthon Sihombing dari Daerah Pemlihan (Dapil) Sumatera Utara (Sumut) III akan menyurati Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumut.

“Kita akan Surati Bawaslu Sumut, agar membuka plano hingga C1 surat suara,” kata Anton saat menggelar konfrensi pers di Rumah Makan (RM) Papi, Jalan Simbolon, Kecamatan Siantar Barat, Sabtu (27/4/2019).

Tak hanya itu, Anthon menilai bahwa formulir C1 yang diberikan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) kepada Panwas Tempat Pmeungutan Suara (TPS) dan peserta Pemilihan Umum (Pemilu) kini sudah menjadi barang komersil.

“Saya lihat C1 itu sudah diperdagangkan. Tidak sama C1 yang tidak pakai hologram dengan pakai hologram, ini perlu dicermati,” ucap Anthon Sihombing.

Anggota DPR ini juga menduga ada pencurian dan pengalihan suara pada Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2019 di Dapil Sumut III, khususnya Kota Tanjung Balai, Kabupaten Asahan dan Batubara yang dilakukan salah seorang internal Partai Golkar yang ngotot ingin melaju ke Senayan (DPR-RI).

“Suara saya dicuri, lalu dipindahkan ke suara partai. Ini terjadi di daerah dan Tanjung Balai, Asahan dan Batubara suara saya sangat sedikit disitu,” jelas Anthon.

Menurut Anthon, selama menjadi anggota DPR RI, dirinya selalu bekerja untuk rakyat. Ini membuat dirinya tidak mungkin menggunakan cara-cara kotor untuk kembali duduk di Senayan.

“Mereka yang menyusun tim dengan menggunakan cara-cara kotor. Itu tidak layak jadi anggota DPR RI,” tegasnya.

Anthon juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah memilihnya. Begitu juga TNI-Polri yang telah mengamankan dan menyukseskan pesta demokrasi pada 17 April 2019 lalu. (irfan)