Miliki Sabu dan Ganja, Kho Andi Divonis 6 Tahun Penjara

Terdakwa Kho Andi alias Ayong berada di posisi belakang ketika digiring petugas.

Siantar, Lintangnews.com | Terdakwa kasus narkotika, Kho Andi alias Ayong divonis 6 tahun penjara oleh majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Siantar, Kamis (2/5/2019).

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Kho Andi alias Ayong selama 6 tahun penjara dikurangkan selama berada dalam masa tahanan sementara, dengan perintah tetap dihukum. Ada pun denda yang dikenakan kepada terdakwa sebesar Rp 1 miliar subsider 6 bulan penjara,” ujar Ketua Majelis Hakim, Rosihan Zuhriah Rangkuti.

Selain itu, majelis hakim juga menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika golongan I, dalam pasal 114 ayat (1) Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Namun vonis yang diberikan majelis hakim terlalu rendah dibandingkan dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rahma Hayati Sinaga, yang menuntut 8 tahun penjara dengan denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan penjara.

Mendengar vonis yang diberikan, terdakwa dengan didampingi kuasa hukumnya Erwin Purba meminta waktu kepada majelus hakim selama 7 hari untuk lakukan pikir-pikir.

Dalam pemberitaan sebelumnya, petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Siantar berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa 1 buah gulungan plastik berisi 1 paket narkotika diduga jenis sabu, 1 buah plastik klip berisi narkotika jenis ganja, 3 lembar kertas tiktak dan 1 unit handphone (HP) merk Nokia. (res)