Modus Main Saham, Total 5 Orang Laporkan Oknum Anggota DPRD Siantar

Ilustrasi investasi.

Siantar, Lintangnews.com | Korban penipuan dan penggelapan yang diduga dilakukan Anggota DPRD Kota Siantar, Ferry SP Sinamo kembali bertambah.

Kali ini ada 3 orang yang mengaku sebagai korban telah membuat laporan ke Polres Siantar, Rabu (30/6/2021).

Laporan ketiga korban pun tak ubahnya dengan yang dilayangkan Tienny Sulastri Sitohang (52) dan Rugun (62). Keduanya melaporkan Ferry Sinamo dalam kasus dugaan tindak pidana penggelapan dengan modus main saham dengan keuntungan 5 persen dari modal.

Dari informasi yang dihimpun, ada pun identitas ketiga korban yang membuat laporan ke polisi yakni, inisial JH dengan kerugian sebesar Rp 200 juta, DT Rp 300 juta dan terakhir, LS Rp 250 juta.

Sejauh ini, dari 5 orang korban yang sudah membuat laporan, jika ditotalkan kerugiannya mencapat Rp 1. 650.000.000.

Kasat Reskrim, AKP Edi Sukamto membenarkan adanya laporan terhadap Ferry Sinamo dugaan kasus penipuan dan penggelapan. “Benar ada dilaporkan dan masih pemeriksaan pelapor,” ujarnya.

Sambung AKP Edi,  tidak akan tertutup kemungkinan akan memanggil Ferry Sinamo untuk mengklarifikasi terkait dilaporkan atas dugaan penipuan dan penggelapan.

“Kalau pemanggilan Ferry Sinamo akan kita pasti kan. Cuma kan laporannya baru masuk ke kita,” tuturnya.

Ada pun korban yang telah melapor sebelumnya yakni, Tienny Sulastri, warga Jalan Kisaran, Kelurahan Kristen dan Rugun, warga Jalan Pdt J Wismar Saragih, Kota Siantar.

Dari surat perjanjian penitipan modal usaha yang didapat oleh wartawan lintangnews.com dari salah satu sumber tertera dalam pasal 1 yakni, pihak kedua akan menggunakan modal pihak pertama selama 48 bulan terhitung sejak tanggal surat perjanjian penitipan modal usaha.

Dalam pasal 2, pihak kedua wajib memberikan keuntungan pada pihak pertama sebesar 5 persen dari jumlah uang pihak pertama dengan cara transfer melalui rekening. (Elisbet)