Samosir, Lintangnews.com | Pemkab Samosir melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tingkat Kecamatan Simanindo tahun 2022, Rabu (9/2/2022) di Aula Hotel Tesya, Desa Unjur.
Musrenbang dibuka secara resmi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Daerah, Hotraja Sitanggang. Turut hadir dalam kegiatan itu, Staf Ahli Bupati Samosir, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Simanindo, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca), Kepala Desa (Kades), Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Kepala Sekolah (Kepsek) dan Kepala Puskesmas (Kapus).
Dalam laporannya, Camat Simanindo Hans R Sidabutar menyampaikan, usulan dan komitmen bersama sesuai dengan kebutuhan Desa, sebagaimana dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangan Menengah Desa (RPJMDes) yang telah disusun berdasarkan skala prioritas melalui Musrenbang Desa, dengan hasil 269 usulan kegiatan dari 21 Desa.
“Semua usulan telah disandingkan dengan visi misi Pemkab Samosir tahun 2021-2026 yakni ‘Terwujudnya Masyarakat Samosir yang Sejahtera dan Bermartabat, secara Ekonomi, Kesehatan dan Pendidikan’,” paparnya.
Sementara Hotraja Sitanggang menyampaikan, Musrenbang Kecamatan merupakan sarana untuk menjaring aspirasi masyarakat dalam pencapaian pembangunan yang berkualitas, efektif, efisien, transparan dan akuntabel.
“RKPD Samosir tahun 2023 mengambil tema ‘Percepatan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Perekonomian, Kesehatan dan Pendidikan’. Karena itu penyusunan RKPD tahun 2023 harus lebih cermat dan integratif dengan metode bottom up, dimana perencanaan dimulai dari tingkat bawah ke atas untuk mempercepat pemulihan perekonomian demi kesejahteraan masyarakat di Samosir,” ucapnya.
Hotraja juga menegaskan agar para Kepala Desa (Kades) dapat mensinergikan dan menselaraskan Anggaran Dana Desa (ADD) dengan program-program prioritas Kabupaten.
“Infrastruktur fisik memang sangat penting, akan tetapi sektor-sektor lain juga harus diprioritaskan. Kades dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) harus kreatif dalam menyusun perencanaan pembangunan desa untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Kepala Bappeda Litbang Rajoki R Simarmata dalam paparannya menyampaikan, Musrenbang tingkat Kecamatan dilaksanakan untuk menampung segala usulan-usulan pembangunan yang akan disusun dalam RKPD tahun 2023, dimana sifatnya sangat prioritas dan bersentuhan langsung untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kegiatan Musrenbang, dilaksanakan dialog interaktif dipandu Camat Simanindo untuk memberikan masukan yang langsung ditanggapi dinas terkait.
Musrenbang diakhiri dengan penyerahan berita acara dari Camat Simanindo kepada Kepala Bappeda Litabang yang telah ditandatangani oleh Kades, untuk dilanjutkan pada Musrenbang Kabupaten Samosir tahun 2022. Ini termasuk stressing points dari Asisten II terkait hasil-hasil yang telah dibahas dalam dialog interaktif tersebut.
Musrenbang Simanindo dilaksanakana dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. (Manru)



