Nikson Nababan Jadi ‘Penjaga Stand’ di Pameran UMKM yang Dilaksanakan Apkasi

Bupati Taput, Nikson Nababan menyambut kedatangan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian .

Taput, Lintangnews.com | Pemkab Tapanuli Utara (Taput) turut serta dalam pameran Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang dilaksanakan Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) di Balai Sidang Jakarta Convention Center (JCC) di Jakarta, Rabu (20/10/2021).

Bupati Taput, Nikson Nababan selama sehari penuh mengambil peran sebagai ‘penjaga stand’ untuk memperkenalkan dan menjawab pertanyaan para pengunjung yang menyaksikan bagaimana daerah itu mempersembahkan karya karya hasil kerajinan tangan masyarakatnya

Pameran yang diikuti seluruh daerah Kabupaten di seluruh Indonesia, dan khusus tahun ini, bertajuk apkasi dengan mengangkat thema ‘Trade, Tourism and Investment Daerah untuk Bangkit menuju Indonesia Maju’.

Saat dihubungi melalui sambungan telepon seluler, Nikson Nababan mengatakan, pameran ini sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat Indonesia dan khususnya para pengrajin yang berusaha maupun berupaya menghasilkan karya-karya terbaik.

“Pada pameran ini, saya serius untuk menjadikan ini sebagai salah satu strategi untuk mengenalkan gambaran daerah Taput kepada masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Nikson juga menyampaikan, masyarakat Indonesia khususnya warga Jakarta, antusias sekali datang ke stand Kabupaten Taput. Ini karena mereka ingin sekali mengenal lebih jauh gambaran Taput, baik itu historis dan secara umum, serta ingin mengenal produk kerajinan dan hasil bumi yang dipamerkan.

Usai acara pembukaan, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian datang mengunjungi stand Pemkab Taput. Tito mengapresiasi hasil produk UMKM dari Taput.

“Kepada pak Mendagri, kita memberikan jaket ulos dan kemeja batik ulos serta wine coffe yang terbuat dari biji kopi asli dan hasil karya pengrajin dari Taput, dengan tujuan agar kiranya beliau juga bisa ikut mempromosikannya,” ungkap Nikson.

Lanjutnya, pada pameran itu Taput juga memperkenalkan sejumlah produk, agar para pengunjung membeli produk hasil kerajinan, mulai dari kain bekal ulos, kopi, kacang Sihobuk dan produk lainnya.

“Saya harus serius untuk menjaga stand ini memberikan pelayanan dan keterangan yang lebih baik dan jelas kepada pengunjung, serta menjelaskan gambaran bumi pariwisata Taput. Ini termasuk hasil-hasil bumi, mapun visi misi Taput,” tukasnya. (Pembela)