Panen Raya di Lahan Poktan Simpangan Bolon Hutabayu Raja

Kegiatan panen raya di Kecamatan Hutabayu Raja.

Simalungun, Lintangnews.com | Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga bersama Dandim 0207/SML, Letkol Inf Roly Sahuoka, Deputi Litbang BKKBN RI, Rizal Maratua Damanik dan Anggota DPRD, Benfri Sinaga melakukan panen raya padi sawah Kelompok Tani (Poktan) Simpangan Bolon, Kelurahan Hutabayu Raja, Kecamatan Hutabayu Raja, Kabupaten Simalungun, Jumat (1/7/2022)

Camat Hutabayu Raja, Ferry Risdonni Sinaga menyampaikan, di wilayahnya sudah 4 musim mengalami gagal panen dengan areal persawahan seluas 400 hektar.

“Ada 15 Desa dan 1 Kelurahan yang memiliki 1 unit handtraktor dan tidak ada satu pun rotary (traktor untuk bajak sawah), jika sudah mulai pengolahan lahan persawahan, maka poktan akan menyewa dari luar,” jelas Ferry.

Dia menyampaikan, saat ini di beberapa areal persawahan di wilayah Hutabayu Raja sudah melakukan serentak tanam dan tentunya kebutuhan pupuk akan kurang. Ferry berharap kepada Bupati bisa menyediakan pasokan pupuk untuk poktan.

Kemudian dia juga menjelaskan, saluran irigasi di wilayah Hutabayu Raja kondisinya sudah rusak dan hanya ada satu pintu air.

“Jadi tak jarang masyarakat kami ribut soal air. Kecamatan Hutabayu Raja baru 2 kali ini melakukan panen raya, dan terus berupaya untuk melaksanakan dalam 2 tahun 5 kali panen,” sebutnya

Di sisi lain, Ferry menyampaikan, untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pihaknya sudah mengeluarkan surat tanah sekitar 1.000 lembar. “Hal ini tentunya akan tercipta pajak baru di Hutabayu Raja,” paparnya.

Sedangkan Bupati menyampaikan, pihaknya telah mengetahui apa yang menjadi persoalan dan masalah yang dihadapi oleh para poktan dan petani di Simalungun.

“Persoalan pupuk bukan hanya di Simalungun saja, tetapi merupakan persoalan nasional, dan berbagai daerah lain juga menjadi hal yang sama,” tukasnya.

Radiapoh menyampaikan, Pemkab Simalungun telah melakukan berbagai upaya melalui Kementerian terkait, bahkan sampai ke Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) untuk mendapatkan izin pengunaan dana desa dalam pembelian pupuk.

“Tahun ini (2022) akan kita anggarkan 2 unit rotary dan meperbaiki 2 saluran jaringan air di Simpangan Bolon. Semua ini tidak bisa pemerintah sendiri, harus ada campur tangan dan bantuan masyarakat Hutabayu Raja, tentunya melalui pajak yang dibayarkan,” tandas Bupati.

Menyinggung peralatan pertanian yang dibutuhkan poktan, Bupati perintahkan Camat untuk menyiapkan e-Proposal ke Dinas Tanaman Pangan Provinsi Sumatera Utara agar mendapatka bantuan seperti handtraktor dan rotary.

“Kita bersyukur sudah banyak Surat Keterangan Tanah (SKT) yang dikeluarkan di Hutabayu Raja, tentu ini dapat menunjang PAD kita melalui Pajak Bumi dan Bangunan (PBB),” kata Bupati, sembari berharap kepada para Pangulu (Kepala Desa) dan Lurah agar dapat membantu masyarakat dalam percepatan pengurusan SKT.

Sementara Rizal Maratua menyampaikan, tentang stunting di Simalungun. Ia menjelaskan, di Simalungun terdapat sekitar 28 persen stunting.

“Seharusnya, jika kita melihat kondisi Simalungun maka ini tidak harus terjadi. Karena Simalungun merupakan tanah surga, tongkat dan batu bisa menjadi tanaman. Apa pun kita tanam pasti hidup,” kata Rizal.

Kepada para Pangulu dan Lurah, Rizal mengajak untuk bersama-sama menuntaskan masalah stunting.

“Pesan kami kepada Pangulu yang sudah menyampaikan komitmen untuk melakukan tugas dari Bupati. Mari kita tuntaskan stunting di Simalungun,” ajaknya.

Dalam kesempatan itu, Bupati didampingi Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Sumut diwakili Unedo Koko menyerahkan bantuan sebesar Rp 41.875.000, dana pengembangan Produsen Benih Tanam Pangan (P3BT) Tahun 2022 kepada Poktan Bolon Tani Nagori Raja Maligas 1.

Tampak hadir antara lain, Sekretaris Daerah (Sekda), Esron Sinaga, Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Komunikasi dan Informasi (Kominfo), SML Simangunsong, Kadis Penataan Ruang dan Sumber Daya Air, Djamahaen Purba, Kadis PMPN, Jonny Saragih, Kadis Kesehatan, Edwin Tony SM Simanjuntak dan Plt Kadis PPKBD, Gimrood Sinaga serta mewakili Dinas Pertanian (Distan) Simalungun. (Rel/Zai)