Pemkab Humbahas Tutupi Identitas RS Tempat Istri Dosmar Banjarnahor Dirawat

Lidya Kristina Panjaitan bersama Dosmar Banjarnahor saat diabadikan sebelum terkonfirmasi Covid-19.

Humbahas, Lintangnews.com | Beredar informasi menyebutkan, istri Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas), Dosmar Banjarnahor, Lidya Kristina Panjaitan (38) dikabarkan sudah dirawat di Dolok Sanggul, bukan di salah satu Rumah Sakit (RS) di Kota Medan.

Namun Pemkab Humbahas menampik isu Lidya Panjaitan tengah dirawat di Dolok Sanggul. Dan memastikan informasi itu tidak benar.

“Tidak, posisi ibu (Lidya Panjaitan) dirawat di RS di Medan,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Pemkab Humbahas, Hotman Hutasoit, Minggu (6/12/2020) melalui sambungan telepon seluler.

Hotman mengungkapkan, sampai saat ini kondisi Lidya Panjaitan yang terpapar Covid-19 hasil pemeriksaan swab pada 28 November 2020 lalu sudah mulai membaik.

Bahkan akan dilakukan kedua kalinya pemeriksaan swab terhadap istri Dosmar yang kembali menjadi Calon Bupati Humbahas. Dan jika negatif, Lidya Panjaitan akan pulang ke Dolok Sanggul melakukan aktifitas seperti biasanya.

“Kondisi ibu dalam keadaan baik di Medan. Kemungkinan besok atau Selasa akan diswab, jika hasilnya bagus ibu bisa pulang,” ucap Hotman.

Namun dengan kabar baik itu, Hotman tidak dapat menyebutkan identitas RS dimana Lidya dirawat. “Kalau RS dimana ibu itu dirawat, sampai saat belum dapat saya datanya,” ungkap Hotman.

Sebelumnya, beredar informasi Lidya Panjaitan sudah dirawat di Dolok Sanggul. Kabar tersebut beredar luas di media sosial (medsos) jejaring Facebook.

Diberitakan sebelumnya, Lidya Panjaitan terkonfirmasi Covid-19, setelah sebelumnya merasakan demam, nyeri kepala dan mual.

Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Humbahas, Hotman Hutasoit, Senin (30/11/2020) lalu menjelaskan, Lidya Panjaitan sebelumnya tidak memiliki riwayat perjalanan keluar daerah.

Namun, Lidya Panjaitan pada tanggal 25 November 2029 lalu merasakan demam, nyeri kepala dan mual. “Pada saat itu juga dilakukan rapid tes dan hasilnya non reaktif,” sebut Hotman.

Selanjutnya, Lidya Panjaitan diberikan obat demam dan mual. Namun, pada 27 November 2020 lalu, Lidya masih merasakan sakit dan 28 November 2020 dilakukan pengambilan swab di RSUD Dolok Sanggul.

Dari hasil swab RT-PCR pada 28 Agustus, Lidya Panjaitan dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Setelah diketahui hasil swab, Lidya Panjaitan dirujuk ke salah satu RS di Medan. (DS)