
Humbahas, Lintangnews.com | Pemkab Morowali Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mengucapkan terima kasih pada Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas) Dosmar Banjarnahor, karena mengirimkan para tenaga pendidik (guru) sebagai fasilitator atau asisten trainer yang ditunjuk Yayasan Teknologi Indonesia Jaya melatih para guru dan pelajar SD di Kabupaten Morowali dalam pembelajaran matematika metode gasing.
Selain itu, Pemkab Morowali juga mengucapkan terima kasih pada Yohanes Surya yang merupakan tokoh pendidikan Indonesia dan pendiri Surya Institue.
Ucapan terima kasih itu disampaikan Bupati Morowali Taslim melalui Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik), Amir Aminudin.
“Alhamdulillah, saya atas nama pemerintah daerah menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemkab Humbahas berkenan merekomendasikan beberapa orang guru yang sudah mengikuti program matematika pandai berhitung menggunakan metode gasing yang membantu kami dalam proses pelatihan di Kabupaten Morowali,” ucap Amir kepada wartawan melalui sambungan telepon seluler, Rabu (15/6/2022) pasca sebanyak 5 orang guru SD dari Humbahas melakukan pelatihan pembelajaran matematika metode gasing pada para pelajar kelas SD dan guru di Morowali.
Amir mengatakan, sejak pembelajaran matematika metode gasing itu mulai tanggal 1 hingga 16 Juni 2022, saat ini para tenaga pendidik dan para pelajar yang menerima pelatihan cepat berhitung dengan gampang.
“Pemkab Morowali memberikan apresiasi kepada tenaga pendidik di Humbahas yang antusias membimbing para tenaga pendidik dan para pelajar SD kami. Dan anak-anak kita sudah mampu berhitung dengan cepat sesuai dengan target-target awal Yohanes Surya,” ucapnya.
Kedepannya, lanjut Amir, Pemkab Morowali akan melakukan pembelajaran matematika metode gasing dengan target 1.000 orang pada pelajar dan 200 guru. “Harapan kita bisa menjadi pilot project di Sulteng dan dapat diterapkan di Kabupaten lain,” harapnya.
Disinggung apakah Pemkab Morowali akan mengikuti jejak Pemkab Humbahas, dimana para guru di daerah itu mampu sebagai tenaga pengajar dalam pembelajaran metode gasing, Amir menyampaikan, akan mengupayakan.
“Kita akan upayakan maksimalkan agar program itu bisa diikuti seluruh anak-anak Morowali, dengan target 17 ribu pelajar SD harus pandai berhitung,” tegasnya.
Dari upaya itu, Amir mengatakan, Bupati Morowali sudah mengambil langkah pada guru yang mendapatkan pembelajaran metode gasing, akan memberikan apresiasi jika dapat memenuhi target tersebut.
Terpisah, Yohanes Surya mengatakan, Bupati Morowali kaget karena setelah dilatih guru dari Humbahas, anak didik di daerah iu menjadi pintar berhitung.
Sebelumnya menurut Yohanes saat dilakukan pra test terhadap anak didik hasilnya nol semua. Namun setelah dilaksanakan pelatihan dan ditest kembali, hasilnya sangat memuaskan.
“Bupati dan Pemda disini sangat kaget karena saat dilakukan pra test sebelum dilakukan pelatihan metode gasing, anak didik di Morowali hasilnya nol, namun setelah dilakukan pelatihan dan ditest kembali, hasilnya sangat memuaskan, mereka sangat berterima kasih kepada guru-guru yang dari Humbahas,” kata Yohanes kepada Bupati Humbahas melalui pesan singkat WhtasApp (WA) yang dikirim pada sejumlah wartawan.
Diberitakan sebelumnya, Yohanes dibawa Dosmar ke Humbahas untuk melatih para guru dan pelajar SD mengenai pembelajaran metode gasing.
Sebanyak 5 orang guru telah melakukan pelatihan pembelajaran metode gasing di Morowali. Kelimanya yakni, Lois Pita Sari Simamora (ASN) dari SD Negeri 173431 Saitnihuta, Minton Sehat Purba (ASN) SDN 173408 Sampean, Feronika Silitonga (tenaga honor) SDN 173403 Sirisirisi, Rollis Pardomuan Purba (tenaga honor) SDN 177054 Baringin Paranginan dan Reni Masdawati Sinaga (ASN) SDN 177056 Dolok Sanggul. (JS)


