
Samosir, Lintangnews.com | Pemkab Samosir melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tingkat Kecamatan Sianjur Mula-mula, Selasa (8/2/2022) di Aula kantor Camat setempat.
Musrenbang dibuka secara resmi oleh Bupati diwakili Sekretaris Daerah (Sekda), Jabiat Sagala, dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Daerah, Hotraja Sitanggang.
Turut hadir dalam kegiatan itu, Anggota DPRD Samosir, Staf Ahli Bupati, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Sianjur Mula-Mula, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca), Kepala Desa (Kades), Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Kepala Sekolah (Kepsek) dan Kepala Puskesmas (Kapus).
Dalam laporannya Camat Sianjur Mula-Mula, Sihar Limbong menyampaikan, usulan dan komitmen bersama sesuai dengan kebutuhan desa sebagaimana dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMDes) yang telah disusun berdasarkan skala prioritas melalui Musrenbang Desa yang dilaksanakan pada tanggal 17-27 Januari 2022.
Dengan hasil 109 usulan kegiatan dari 12 Desa, dimana semua usulan disandingkan dengan visi misi Pemkab Samosir tahun 2021-2026 yakni ‘Terwujudnya Masyarakat Samosir yang Sejahtera dan Bermartabat, secara Ekonomi, Kesehatan dan Pendidikan’.
Dalam sambutannya Sekda menyampaikan, Musrenbang Kecamatan merupakan sarana untuk menjaring aspirasi masyarakat dalam pencapaian pembangunan yang berkualitas, efektif, efisien, transparan dan akuntabel.
“RKPD Samosir tahun 2023 mengambil tema ‘Percepatan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Perekonomian, Kesehatan dan Pendidikan’. Karena itu, penyusunan RKPD tahun 2023 harus lebih cermat dan integratif dengan metode bottom up, dimana perencanaan dimulai dari tingkat bawah ke atas untuk mempercepat pemulihan perekonomian demi kesejahteraan masyarakat di Samosir,” ujar Jabiat.
Dalam hal ini, Sekda menegaskan agar para Kades dapat mensinergikan dan menselaraskan Anggaran Dana Desa (ADD) dengan program-program prioritas Kabupaten.
“Infrastruktur fisik memang sangat penting, akan tetapi sektor-sektor lain juga harus diprioritaskan, Kades dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) harus kreatif dalam menyusun perencanaan pembangunan desa untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Selanjutnya Sekda menyampaikan 4 skala prioritas pembangunan Kabupaten Samosir dalam Rencana Awal (Ranwal) RKPD Tahun 2023 sebagai berikut :
(1) Pencegahan dan penanganan bencana alam dan non alam.
(2) Kelestarian budaya dan pembangunan pariwisata berkelanjutan.
(3) Peningkatan aksesibilitas dan kualitas infrastruktur.
(4) Percepatan reformasi birokrasi dan peningkatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Kepala Bappeda Litbang, Rajoki R Simarmata dalam paparannya menyampaikan, Musrenbang tingkat Kecamatan dilaksanakan untuk menampung segala usulan-usulan pembangunan akan disusun dalam RKPD 2023, yang sifatnya prioritas dan bersentuhan langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dia juga menyampaikan 10 program unggulan pembangunan daerah yang tertuang dalam RPJMD Tahun 2021-2026 antara lain :
1.Peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat melalui penyediaan tenaga medis yang handal.
2.Peningkatan kemampuan guru, pendirian dan Inisiasi sekolah vokasi/akademik komunitas dan pemberian beasiswa pada pelajar/mahasiswa kurang mampu dan berprestasi.
3.Pemberian bantuan iuran jaminan kesehatan atau BPJS gratis.
4.Peningkatan dan pemerataan jalan dan jembatan Penghubung antar desa dan pengadaan Alat berat Untuk pembukaan jalan;
5. Pembangunan Infrastruktur jalan strategis Kabupaten, irigasi, air bersih dan tata kelola persampahan.
6.Peningkatan kualitas layanan jaringan telekomunikasi dan internet di seluruh Kabupaten Samosir.
7.Menjalin kerja sama dengan investor dalam rangka pengadaan teknologi untuk pemanfaatan air danau menjadi air minum.
8.Pembangunan Pariwisata Samosir dengan melibatkan para pemuda dan masyarakat.
9.Menghadirkan 6 produk UMKM Kabupaten berdasarkan potensi di 128 Desa dan 6 Kelurahan.
10.Ketersediaan pupuk dan bibit yang merata.
Dalam kegiatan Musrenbang dilaksanakan dialog interaktif dipandu Asisten II untuk memberikan masukan yang langsung ditanggapi oleh dinas terkait.
Musrenbang diakhiri dengan penyerahan berita acara dari Camat Sianjur Mula-Mula kepada Kepala Bappeda yang telah ditandatangani oleh Kades, untuk dilanjutkan pada Musrenbang Kabupaten Samosir Tahun 2022.
Dan stressing points dari Sekda terkait hasil-hasil yang telah dibahas dalam dialog interaktif tersebut.
Musrenbang Kecamatan Sianjur Mula-mula dilaksanakan dengan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. (Manru)


