Pentingnya Melibatkan Stake Holder dalam Upaya Percepatan Pembangunan Perguruan Tinggi Negeri di Taput

121
Ilustrasi Perguruan Tinggi.

Taput, Lintangnews.com | Di zaman era modernisasi saat ini, Sumber Daya Manusia (SDM) sangat memegang peranan kuat dan penting dalam proses keberhasilan suatu sektor pembangunan.

Karena sektor pembangunan merupakan suatu proses perubahan di segala bidang kehidupan yang dilakukan secara sengaja berdasarkan suatu rencana dan memang dikehendaki, baik oleh pemerintah yang menjadi pelopor pembangunan maupun masyarakat. Maka dari itu, untuk membangun suatu daerah diperlukan juga membangun sumber daya, baik itu alam maupun manusia yang mandiri dan berdaya saing.

Karena SDM sebagai potensi yang terkandung dalam diri manusia harus mampu mewujudkan perannya sebagai makhluk sosial yang adaptif dan transformatif yang mampu mengelola dirinya sendiri serta seluruh potensi yang terkandung di alam menuju tercapainya kesejahteraan kehidupan dalam tatanan yang seimbang dan berkelanjutan.

SDM merupakan subyek yang aktif dan menentukan, bukan obyek yang pasif dan ditentukan sebagaimana kedua psikis yang dimilikinya. SDM melakukan berbagai kegiatan, yang salah satu diantaranya disebut bekerja sebagai usaha mewujudkan eksistensi di bidang organisasi dan industrialisasi.

Maka dengan membangun SDM yang mandiri dan berdaya saing, dibutuhkan dalam mewujudkan manusia Indonesia seutuhnya terlebih kepada masyarakat tapanuli utara seluruhnya. Karena inidibutuhkan juga untuk menghadapi berbagai tantangan globalisasi yang tersaji saat ini.

Sebab globalisasi merupakan proses mendunia dengan tingkat perubahan yang cepat dan radikal di berbagai aspek kehidupan manusia. Karena adanya perkembangan teknologi yang semakin modern, dan kini kita merasa dunia semakin menyusut, dengan kecanggihan teknologi, tidak tersekat lagi oleh ruang dan waktu.

Dengan teknologi kita bisa berkomunikasi dengan siapa saja dan kapan saja dan dimana saja. Tetapi di balik kecanggihan dan perubahan yang terjadi dapat menimbulkan ketimpangan, jika kita tidak siap dengan adanya perubahan sehingga bisa terjadi ketimpangan budaya yang tentunya akan merugikan, serta permasalahan dunia dan permasalahan nasional yang semakin komplek menuntut untuk senantiasa belajar agar tidak gagap terhadap setiap terjadinya perubahan.

Maka dari itu, adapun maksud dan tujuan karya tulis saya ini dibuat, adalah agar kiranya proses percepatan pembangunan Universitas Negeri di Bumi Tapanuli Utara bisa dengan segera direalisasikan, yang mana nantinya berbagai masalah mengenai membangun sumber daya manusia serta upaya dalam peningkatan kualitas SDM ke arah yang lebih mandiri dan berdaya saing akan tercapai dengan lebih baik.

  1. Pengertian Sumber Daya Manusia

Ada banyak yang bisa dijabarkan akan pengertian daripada SDM ini merupakan potensi manusiawi sebagai penggerak organisasi dalam mewujudkan eksistensinya. Atau SDM itu adalah suatu proses mendayagunakan manusia sebagai tenaga kerja secara manusiawi, agar potensi fisik dan psikis yang dimilikinya berfungsi maksimal bagi pencapaian suatu tujuan.

  1. Pengertian Mandiri

Mandiri dapat diartikan secara luas juga, yang mana salah satu adalah bahwa SDM tidak boleh tergantung pada orang lain namun mampu melakukan koordinasi dan kerjasama untuk suatu tujuan terbaik,untuk itu bila sikap mandiri telah melekat, maka harga diri kita selaku manusia akan dapat ditegakkan.

  1. Pengertian Berdaya Saing

Berdaya Saing adalah sebuah konsep perbandingan kemampuan dan kinerja, jadi Berdaya saing ini mengindikasikan bahwa selain kemampuan individual dalam kompetensi teknis atau manajerial usaha, juga harus mampu menang dalam kancah bisnis global.

Kualitas Sumber Daya Manusia di Taput

Upaya pembentukan SDM di Taput yang memiliki 15 Kecamatan, 241 Desa dan 11 Kelurahan, dengan luas wilayah mencapai 3791,64 Km2, serta jumlah penduduk sekitar 297.806 jiwa merupakan salah satu faktor kunci dalam sebuah reformasi.

Ini agar nantinya pembentukan SDM yang berkualitas, mandiri dan berdaya saing serta memiliki keterampilan dalam persaingan global yang selama ini tidak akan terabaikan, apalagi jika keberadaan atau pembangunan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Taput bisa segera terwujud.

Berdasarkan data dari Human Development Indeks, Indonesia saat ini berada pada peringkat 108 di dunia dari segi kualitas SDM. Ini disebabkan karena rendahnya sumber daya manusia Indonesia diakibatkan oleh kurangnya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek). Karena sikap mental dan penguasaan iptek akan dapat menjadi subyek atau pelaku pembangunan yang handal.

Maka dari itu, untuk menyiapkan generasi emas yang memiliki SDM berkualitas di Taput, hal utama yang harus diperhatikan adalah sektor pendidikan, dengan indikator utamanya adalah harus segera membangun dan mewujudkan berdirinya PTN atau Universitas Negeri dan ini semua harus menjadi pekerjaan skala prioritas yang perlu untuk segera dituntaskan.

Karena bukan hanya sekadar pemerataan, tetapi juga peningkatan kualitas yang perlu untuk dibenahi. Ada pun upaya yang harus terus dilakukan, seperti melakukan gerakan pendidikan anak usia dini, serta penuntasan dan peningkatan kualitas pendidikan dasar. Selain itu, perluasan akses ke Perguruan Tinggi juga disiapkan melalui pendirian PTN di Taput, dalam hal ini juga harus lebih memberikan akses secara khusus kepada masyarakat yang memiliki keterbatasan kemampuan ekonomi, tetapi berkemampuan akademik.

Dalam periode kedua, Bupati Nikson Nababan dan Wakil Bupati, Sarlandy Hutabarat saat ini sebagai upaya sesuai dengan visi misinya, Pemkab Taput telah menyiapkan para generasi muda untuk yang lebih mandiri dan memiliki SDM yang handal dan berkualitas di berbagai bidang keahlian untuk dibina. Selain di bidang pendidikan, kepariwisataan, kesehatan, UMKM, pertanian dan lain sebagainya, dengan melibatkan seluruh stake holder di dalamnya.

Sebagai contoh real dari pencapaian wujud visi misi yang telah tercapai dari berbagai instansi kedinasan adalah dengan adanya pemerataan guru-guru yang diharuskan menyandang gelar sarjan(S1). Penambahan pembangunan tempat sekolah untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP), pemberian bea siswa kepada para murid yang berprestasi, pengembangan pengelolaan di bidang kesehatan seperti Pengadaan Rumah Tunggu Kelahiran (RTK) di masing-masing Kecamatan dan penambahan pembangunan fasilitas ruangan kelas VIP untuk pasien di RSUD Swadana Tarutung.

Juga secara keberlangsungan terus menerus menggalakkan dan membenahi pembangunan sektor pariwisata, seperti lokasi wisata di Kecamatan Muara, Kecamatan Adian Koting, Kecamatan Siatas Barita dan Kecamatan Sipoholon,

Pengembangan kerajinan tenunan Ulos dan kuliner khas daerah, juga sasaran pembenahan di bidang pertanian ada juga seperti pemberian berbagai jenis alsintan kepada para kelompok tani dan pelayanan penyuluhan kepada para petani.

Untuk itu lah kepada para generasi muda Taput jangan pernah merasa terus mau kalah melakukan persaingan dengan Kabupaten/Kota lainnya di Indonesia. Walaupun terkadang masyarakat, khususnya generasi muda Taput masih ada memiliki kelemahan dalam 3 hal yaitu komunikasi dalam Bahasa Inggris, inovatif dan jiwa kewirausahaan, serta terakhir soft skill yang mencakup penilaian terhadap kemampuan diri sendiri.

Sebab saat ini, arah kebijakan pembangunan SDM di Indonesia, khusunya Taput ditujukan pada pengembangan kualitas secara komprehensif meliputi, aspek kepribadian dan sikap mental, penguasaan ilmu dan teknologi, serta profesionalisme dan kompetensi yang ke semuanya dijiwai oleh nilai-nilai religius sesuai dengan agamanya masing-masing.

Dengan kata lain, untuk sektor pengembangan SDM di Indonesia khususnya Taput saat ini meliputi pengembangan kecerdasan akal, kecerdasan sosial dan kecerdasan spiritual,harus segera dibenahi sedini mungkin dan semaksimalnya.

Membangun SDM yang mandiri dan berdaya saing adalah suatu proses mendayagunakan manusia sebagai tenaga kerja secara manusiawi, agar potensi fisik dan psikis yang dimilikinya berfungsi semaksimal mungkin bagi pencapaian tujuan.

Dalam upaya peningkatan SDM itu, segala sesuatunya dapat dimulai dari diri sendiri, sebagai generasi muda hanya bisa melakukan kewajiban sekaligus hak kita untuk belajar. Peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia juga berpengaruh terhadap kualitas SDM.

Untuk itu upaya peningkatan kualitas pendidikan harus dilakukan sebagai langkah menuju terciptanya generasi emas sebagai sumber daya manusia yang berkualitas. Dengan itu dapat meningkatkan taraf SDM Indonesia di dalam kompetisi tenaga kerja di masa sekarang ini.

Dan kiranya pembangunan PTN di Taput agar segera teralisasi. Ini supaya para generasi muda yang baru tamat dari Sekolah Menengah Atas (SMA) di setiap Kecamatan bisa berlomba-lomba untuk masuk ke PTN tersebut. Sehingga dengan masuknya atau lolosnya nanti ke PTN di tanah kelahirannya yakni Taput, maka besarnya beban pengeluaran orang tua mereka akan kurang. (Pembela Butar-Butar/penulis adalah wartawan lintangnews.com di Kabupaten Tapanuli Utara).