Penyedotan Pasir di Ajibata Terindikasi Tanpa Ijin

Para pekerja sedang melakukan aktivitasnya mengisi pasir ke bak truk.

Samosir, Lintangnews.com | Aktivitas galian C di Jalan Justin Sirait Kelurahan Parsaoran, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba pada Minggu (27/6/2021) pukul membuat awak media tercengang.

Penyedotan pasir dari Perairan Danau Toba, persisnya dekat Jembatan Ajibata yang berjarak lebih kurang 20 meter diduga tidak memiliki izin dari dinas terkait.

Pengamatan awak media, tampak pekerja di atas truk Colt Diesel mengisi pasir ke bak kendaraan hingga penuh, tanpa merasa terbeban jika kegiatan itu akan berdampak kedepannya.

Diketahui pengambilan pasir itu untuk kebutuhan pengerjaan proyek bersumber dari APBN dan APBD di Kabupaten Toba untuk tahun 2021.

Penyedotan menggunakan mesin pengisap pasir merek Robin yang diletakkan di pinggiran Perairan Danau Toba. Dikhawatirkan jika pekerjaan itu terus menerus dilakukan akan berdampak pada jembatan yang berada tak jauh dari selang pengsehisap pasir tersebut.

Aktivitas penyedotan pasir ini merupakan pertemuan air Danau Toba dan anak sungai dari hulu. Ini nantinya dapat mengikis maupun terjadi pergeseran pondasi jembatan jika aktifitas galian C dikerjakan secara terus menerus.

Jembatan ini merupakan salah satu akses jalan utama yang dilalui kendaraan roda 2 dan 4 setiap harinya jika keluar dari Pelabuhan KMP Tao Toba. (Tua)