Perintah Gubsu, Akhirnya DPRD Humbahas Paripurnakan RPJMD Tahun 2021-2026

Wakil Bupati Humbahas, Oloan Paniaran Nababan memberikan nota pengantar Bupati Ranperda tentang RPJMD tahun 2021-2026.

Humbahas, Lintangnews.com | DPRD Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) akhirnya menggelar rapat paripurna Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021-2026, Jumat (3/9/2021) di Ruang Paripurna.

Ini setelah sebelumnya gagal menggelar rapat paripurna hingga sampai tanggal 26 Agustus 2021, karena tidak qourum dari total 25 orang anggota dewan, hanya 15 orang tidak hadir.

Rapat paripurna pun digelar merupakan karena perintah Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi.

Dari amatan wartawan, rapat dihadiri Wakil Bupati, Oloan Paniaran Nababan, Kapolres, AKBP Ronny Nicolas Sidabutar, Kajari diwakili Kasi Intel, Hendra Sinaga, Dandim 0210/TU diwakili Danramil Dolok Sanggul, Kapten Inf Brigif Munthe dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Wakil Ketua I, Marolop Manik sebagai pimpinan rapat, didampingi Ketua DPRD Ramses Lumbangaol dan Wakil Ketua II Labuan Sihombing mengatakan, paripurna ini digelar merupakan hasil rapat di aula Hotel Esther Siborong-borong Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Rabu (1/9/2021) lalu atas undangan Gubsu.

Ini sebagai tindaklanjut surat Irjen Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang menyebutkan agar Gubsu menyelesaikan RPJMD Kabupaten Humbahas.

Hasilnya, kata Marolop, Gubsu didampingi Kapolda Sumut, Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak, Pangdam I/BB diwakili Kasdam, Brigjen Didied Pramudito meminta 25 orang anggota DPRD untuk membahas tindaklanjut RPJMD tahun 2021-2026 agar menjadi Peraturan Daerah (Perda).

“Dasar rapat paripurna ini lah atas perintah Gubsu sesuai pertemuan antara Gubernur, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumut dengan DPRD di Hotel Esthera,” kata Marolop membuka rapat.

Usai menyampaikan alasan paripurna dilanjutkan kembali, Marolop mempersilahkan Wakil Bupati membacakan nota pengantar Bupati.

RPJMD 2021-2026 Humbahas Maju dan Bermental Unggul

Wakil Bupati menyampaikan, dalam nota pengantar Bupati atas Ranperda RPJMD 2021-2026 jika visi Pemkab Humbahas setelah melalui berbagai tahapan penyusunan adalah ‘Humbang Hasundutan Maju dan Bermental Unggul’.

Dikatakannya, ‘Maju’ diartikan sebagai kondisi yang lebih baik dari kondisi awal dan terdepan dibanding daerah lainnya, dikhususkan pada sektor prioritas pertanian, pariwisata dan industri ekonomi kreatif.

Kemudian ‘Bermentalitas Unggul’,sebagai suatu pola pikir yang berperan aktif dalam pembangunan daerah, dengan menciptakan peluang usaha melalui ekonomi kreatif untuk mencapai taraf kehidupan lebih baik lagi dengan fokus pada masyarakat yang unggul, pendidikan yang unggul dan berdaya saing, kesehatan yang unggul dan berdaya saing.

Dalam rangka mewujudkan visi itu, ada 4 ‘Misi” Kabupaten Humbahas, yaitu Pertama ewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas melalui peningkatan mutu layanan pendidikan dan kesehatan. Kedua, mewujudkan tatakelola pemerintahan yang baik dan bersih.

Ketiga, mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pertanian berkelanjutan, ekonomi kreatif dengan memanfaatkan potensi daerah dan kearifan lokal. Keempat, mewujudkan infrastruktur yang berasaskan kebermanfaatan dan pemerataan.

Kemudian, Pemkab Humbahas merumuskan 6 tujuan pembangunan dalam RPJMD 2021-2026, yaitu Pertama, mewujudkan masyarakat Humbang Hasundutan yang terdidik dan sehat. Kedua, mewujudkan tata kelola pemerintahan daerah yang efisien dengan pelayanan publik yang prima. Ketiga, mewujudkan ketentraman masyarakat. Keempat, meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.

Selanjutnya, mewujudkan pemerataan ekonomi. Keenam, terwujudnya infrastruktur yang adil dan bermanfaat.

Ada pun target kinerja daerah dengan indikator kinerja daerah diharapkan dapat dicapai pada tahun 2026 adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 68,87 tahun 2020 menjadi 72,35, Nilai Indeks Reformasi Birokrasi dari 60 tahun 2020 menjadi 81, Indeks Ketenteraman dan Ketertiban dari 68,21 tahun 2020 menjadi 80,62, Pertumbunan ekonomi dari -0,13% tahun 2020 menjadi 5,5%, Indeks Gini Ratio dari 0,246 tahun 2020 menjadi 0,204 dan Indeks Pembangunan Infrastruktur dari 67,33 tahun 2020 menjadi 73,47.

Usai membacakan nota pengantar Bupati, Marolop menyampaikan, rapat diskors sampai Senin (6/9/2021) sekira pukul 10.00 WIB.

Sempat Tegang

Sebelumnya, rapat paripurna ini sempat tegang selama 10 menit. Itu dikarenakan, dari 20 orang anggota DPRD, menolak Ketua DPRD Ramses Lumbangaol sebagai pimpinan rapat.

“Ijin pimpinan, berdasarkan surat tembusan dari Ketua DPRD yang mengklarifikasi jadwal Badan Musyawarah (Banmus) yang menurut kami saudara Ketua DPRD mencoba menghalang-halangi rapat paripurna melalui surat ini. Saya tidak mau apa tujuan saudara Ketua Ramses berbicara di depan kami memimpin rapat ini apakah ingin mencoba menghalang halangi atau ingin pahlawan di situasi ini,” sebut anggota dewan, Guntur Simamora dari Partai Perindo.

Dia mengatakan menolak Ramses memimpin sidang paripurna itu demi masyarkat Humbahas. Guntur menuturkan, 15 orang anggota DPRD sudah merendahkan diri, merendahkan hati untuk menjadwalkan kembali.

“Dan sepenuhnya untuk mengesahkan RPJMD ini atas dasar dari arahan Gubernur, Kapolda maupun Pangdam. Atas dasar itu lah saya nyatakan menolak Ramses memimpin sidang ini demi masyarkat kita,” paparnya.

Mendengar itu, Ramses kemudian menyerahkan rapat itu dipimpin Wakil Ketua I, Marolop.

Ketegangan juga ketika Sekretaris DPRD, Makden Sihombing enggan membacakan surat masuk.

Di antaranya, surat DPD Partai Golkar perihal pencopotan anggota dewan, Manaek Hutasoit dari Partai Golkar sebagai anggota Banmus. Ini termasuk susunan Badan Kehormatan Dewan (BKD), yakni Ketua, Jimmy Togu Purba, Wakil Ketua, Bantu Tambunan dan anggota, Muslim Simamora. (DS)