Perkembangan Pariwisata Tobasa Disebut Ada di Tangan Bupati

Zulkifli Harahap beserta rombongan saat memberikan bimtek kepada pelaku wisata, pemandu wisata dan Disparbud Tobasa, Jumat (23/8/2019). 

Tobasa, Lintangnews.com | Direktur Politeknik Pariwisata Palembang, Zulkifli Harahap mengatakan, Sport Tourism merupakan acara yang mengkombinasikan olahraga.

Ini sekaligus mempunyai tujuan mempromosikan pariwisata suatu daerah, melalui keberadaan acara olahraga yang besar. Dengan harapan, daerah wisata yang dilalui semakin populer.

“Untuk memajukan pariwisata suatu daerah, semisal Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) salah satunya Desa Meat yang mempunyai potensi untuk pelaksanaan Sport Tourism, harus berani mengambil terobosan sebuah  kegiatan. Namun harus dibarengi dampak yang ditimbulkannya melalui rincian yang akurat,” kata Zulkifli, Jumat (23/8/2019).

Dengan Sport Tourism itu sebagai penggerak inklusif ekonomi masyarakat di Desa Meat, Kecamatan Tampahan dan umumnya masyarakat Tobasa.

Dilanjutkan Zulkifli, CEO Republik Indonesia (Presiden) sudah mengatakan, bahwa pariwisata menjadi leading sektor, maka semua Kementrian dan lembaga sudah seharusnya mendukung untuk memajukan pariwisata. Menurutnya, jika komitmen sudah ada, maka akan cepat sekali perkembangan pariwisatanya.

Demikian juga dengan Kabupaten Tobasa yang menjadi CEO adalah Bupati, seharusnya mampu menggenjot pariwisata. Dan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turut membantu dengan terobosan sarana yang mendukung pariwisata.

“Untuk itu perlu keseriusan Bupati Darwin Siagian, mengarahkan seluruh dinas mengembangkan pariwisata,” ujar Zulkifli.

Dia juga meniali anggaran lebih kurang Rp 9 miluar untuk Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Pemkab Tobasa terlalu sedikit, untuk sebuah destinasi super prioritas Danau Toba.

“Saya tidak mengetahui sejauh mana keseriusan Bupati Darwin Siagian, dalam upaya mengembangkan pariwisata Tobasa,” paparnya.

Zulkifli menilai, anggaran seperti itu bila digunakan di Palembang, akan habis dalam waktu 2 bulan, untuk kegiatan-kegiatan atraksi upaya peningkatan pariwisata.

Dia menilai, harusnya Bupati Darwin Siagian memanfaatkan kesempatan bahwa Tobasa salah satu di antara Kabupaten di Danau Toba yang dijadikan pemerintah pusat sebagai destinasi super prioritas.

“Keinginan kita, seharusnya Bupati Tobasa hadir dalam kegiatan Bimtek di Hotel Serenauli, Kecamatan Laguboti. Ini agar kita mengetahui sejauh mana upaya dan terobosan untuk memajukan pariwisata di Tobasa. Termasuk dukungan dari setiap dinas untuk pembangunan pariwisata,” paparnya. (Asri)