Siantar, Lintangnews.com | Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pemko Siantar, Kartini Batubara mengaku, ditelepon orang yang mengaku dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akibat persoalan juru parker (jukir).
Hal ini disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPRD Siantar, Kamis (2/6/2022).
Kartini menuturkan, dirinya mendapatkan telepon dari orang yang mengaku dari Kemenhub. Orang tersebut meminta agar jangan menyentuh salah seorang jukir di Siantar yang merupakan kerabatnya.
“Jadi saya itu ditelepon pak. Seseorang bernama Peter dari Kemenhub. Dia bilang ‘berapa rupanya tunggakan si itu (nama seorang jukir) biar saya bayarkan. Sini rekeningnya,” ujar Kartini menirukan ucapan orang yang dia sebut mengaku dari Kemenhub tersebut.
Mendengar hal itu, sejumlah anggota Komisi III DPRD Siantar yang hadir dalam RDP tertawa.
Kartini melanjutkan, dirinya tak peduli dengan siapa berhadapan. Dia mengaku, siap menempuh jalur hukum bila diancam seperti hal tersebut, lantaran sudah bekerja sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Seperti diketahui, ada140 titik parkir di Siantar yang di SK kan oleh Wali Kota. Namun untuk jukirnya ditentukan oleh Kadishub.
Ketua Komisi III, Denny Siahaan bersama rekan-rekan satu komisinya sepakat agar jukir yang sempat diberhentikan beberapa waktu lalu dipekerjakan kembali.
“Atas nama kemanusiaan, jukir yang sempat diberhentikan agar dikembalikan. Kita wakil rakyat yang pasti akan tetap membela rakyat. Persoalan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD,) kita sepakat untuk itu,” sebut Astronout Nainggolan salah satu anggota Komisi III. (El)



