Poktan Panguripan Nyaris Bentrok dengan Karyawan PTPN III Rambutan

Ratusan massa Poktan Penguripan mendatangi lahan perkebunan PTPN 3 Rambutan.

Tebingtinggi, Lintangnews.com | Massa yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Penguripan nyaris bentrok dengan karyawaan dan Serikat Buruh PTPN III Kebun Rambutan di areal Kampung Panguripan, Desa Paya Bagas, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Rabu (24/10/2018).

Awalnya ratusan massa sejak pagi sudah berkumpul di sekitar areal perkebunan dengan membentang spanduk di pinggir jalan berbatasan dengan areal perkebunan.
Kedatangan ratusan massa itu guna menuntut tanah seluas 82 hektar yang dikuasai dan ditanami pohon kelapa sawit oleh PTPN III Kebun Rambutan.

Namun aksi massa mendapat penghadangan dari pihak karyawan dan serikat buruh perkebunan.

Sempat terjadi aksi dorong mendorong antar massa dengan pihak perkebunan.

Sawiah (59) salah seorang warga Kampung Kerompol, Desa Paya Bagas mengatakan, tanah seluas 82 hektar awalnya milik warga, namun tahun 1966 dirampas paksa pihak perkebunan.

“Namun setelah berjuang sampai ke Jakarta, tahun 2011 tanah itu berhasil dikuasai, sehingga warga membangun rumah dan tempat ibadah di lahan tersebut,” sebutnya.

Hanya saja menurutnya, pihak perkebunan membabi buta dengan menghancurkan rumah serta masjid yang ada di lokasi.

Lanjutnya, kedatangan massa untuk mengambil kembali hak mereka telah dikuasi pihak perkebunan.

“Kami datang mau mengambil hak kami dan bukan merebutnya,” papar Sawiah. (PS)