Polres Samosir Gelar Pra Rekontruksi di Pelabuhan Ambarita

Kapolres Samosir, AKBP Josua Tampubolon saat menanyai kru KMP Ihan Batak.

Samosir, Lintangnews.com | Pasca insiden jatuhnya 1 unit mobil ke Perairan Danau Toba yang terjadi Senin (31/5/2021) sekira pukul 14.30 WIB menyita perhatian publik di Pelabuhan Ambarita, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir.

Sebelumnya awak media melihat kondisi Pelabuhan Ambarita sepi, Selasa (1/6/2021) sekira pukul 10.145 WIB sepi dan tidak adanya aktifitas.

Tepat pukul 14.10 WIB, Kapolres Samosir, AKBP Josua Tampubolon bersama Bupati, Vandiko Gultom dan Wakil Bupati, Martua Sitanggang mengunjungi Pelabuhan Ambarita. Ini guna melakukan pra rokontruksi di lokasi peristiwa yang menelan korban jiwa 1 orang meningga dunia.

Tampak Kapolres, Bupati dan Wakil Bupati melakukan wawancara pada kru Kapal Motor Pengangkutan (KMP) Ihan Batak.

Kepada wartawan, AKBP Josua menuturkan, saat ini pihaknya sudah mengamankan beberapa barang bukti, seperti mobil yang jatuh di Perairan Danau Toba dan KMP Ihan Batak.

“Sebanyak 7 orang kru kapal telah dimintai keterangannya di Polres Samosir. Kita juga sudah melakukan koordinasi kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub),” paparnya.

Kapolres menuturkan, pihaknya masih mengumpulkan keterangan saksi dari kru kapal, karena mereka lah yang bertanggung jawab.

“Kapolda meminta kita untuk mengusut tuntus peristiwa itu. Seperti apa nanti hasilnya akan kita simpulkan,” ujarnya.

Sebelumnya 1 unit mobil Toyota Avanza nomor polisi (nopol) BK 1421 QP terjatuh ke Perairan Danau Toba saat Kapal Motor Penumpang (KMP) Ihan Batak bersandar di Pelabuhan Ambarita.

Diketahui penyebab kecelakaan terjadi saat kapal sudah bersandar di Pelabuhan Ambarita dan telah mengeluarkan mobil sebanyak 10 unit.

Namun tiba-tiba angin kencang dan berputar, sehingga mengakibatkan kapal maju mundur dan tali tross kapal terputus. Ini membuat rantai ramdoor juga putus, sehingga mobil Avanza terjun ke Danau Toba.

Kendaraan akhirnya berhasil dievakuasi dengan menggunakan mobil pemadam kebakaran oleh petugas dibantu masyarakat. (Tua)