PPDI Terbentuk di Toba dan Dilantik 22 Agustus 2020

Para pengurus PPDI dan anggota Kabupaten Toba bersama Bupati Toba, Darwin Siagian usai melakukan audensi.

Toba, Lintangnews.com | Perwakilan Perangkat Desa dari 16 Kecamatan dan 231 Desa di Kabupaten Toba menggelar pertemuan musyawarah pembentukan Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI), di Pantai Sibolahotang Sas, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, Minggu (2/8/2020).

Pertemuan itu bertujuan untuk menjalin tali silaturahmi antar sesama Perangkat Desa di Kabupaten Toba dan saling bertukar informasi seputar pekerjaan di Desa. Termasuk memperjuangkan yang menjadi kesejahteraan Perangkat Desa di Toba.

Ketua Musda dan Pelantikan PPDI Toba, Jerry Sibuea menyampaikan, rencana pembentukan PPDI ini dilakukan dengan tujuan sebagai wadah berhimpunnya Perangkat Desa untuk memperjuangkan hak-hak mereka (Perangkat Desa).

“Nantinya setelah terbentuk PPDI ini, program kerja pertama akan menyampaikan beberapa hal yang menjadi keluhan kami di Desa. Karena sebelumnya kami sudah melakukan audensi kepada Bupati Toba, Darwin Siagian dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Perempuan dan Perlindungan Anak (PMD-PA) untuk meminta izin menjadi pembina, sekaligus sebagai penasehat terbentuknya PPDI di Toba,” ujar Perangkat Desa Sibuea dari Kecamatan Laguboti ini.

Menurutnya, PPDI akan terus memperjuangkan dan meminta pemerintah agar mampu meningkatkan kesejahteraan Perangkat Desa di Toba. Dan tetap mendukung program kerja Pemkab Toba.

“Kita berharap, agar semua Perangkat Desa di Toba mau bergabung dan menjadi pengurus, serta anggota PPDI,” sebutnya, seraya menyampaikan, rencana pengukuhan atau pelantikan, Sabtu (22/8/2020) di pendopo rumah dinas Bupati Toba.

Bupati Toba, Darwin Siagian saat menerima audensi para pengurus PPDI Kabupaten Toba.

Jerry didampingi Sekretaris Musda, Soffianto Manurung dan Bendahara, Dorta M Sibarani, rencana pembentukan PPDI Toba atas diterimanya mandat dari Ketua PPDI Provinsi Sumatera Utara, untuk diteruskan di Toba, dalam upaya pengembangan sayap PPDI di seluruh Indonesia.

Hal itu bertujuan, untuk menjadi wadah dimana Perangkat Desa di Toba dapat menyamakan persepsi, visi dan misi dalam rangka menuju pelaksanaan kinerja dan kegiatan pemerintahan di tingkat Desa.

“Kita berharap, dengan bersatunya atau menyamakan satu persepsi, apa yang menjadi tujuan dari Perangkat Desa itu baik dari sisi kebersamaan dalam rangka menggapai kesejahteraan,” sebutnya, seraya menambahkan, PPDI merupakan tempat untuk memperjuangkan yang menjadi aspirasi Perangkat Desa, sekaligus mendukung program kerja Pemkab Toba.

Pembentukan PPDI Toba juga menjadi tempat bertukar pengetahuan tentang sistem kegiatan pemerintahan di tingkat Desa, sehingga Perangkat Desa sudah bisa membuat suatu kekuatan yang bisa mendorong kepada keberhasilan dari mereka.

Jerry berharap, agar kedepannya Pemkab Toba dapat memperhatikan kesejahteraan Perangkat Desa di daerah itu.

“Harapan kita kedepan, agar tidak ada kesemena-menaan terhadap Perangkat Desa. Kalau memang sesuai dengan peraturan perundang-undangan, maka kami setuju adanya tindakan,” pungkasnya. (Rel)