Proyek Kementrian PUPR di Nagori Raja Maligas I Simalungun Marak Tambal Sulam

 Simalungun, Lintangnews.com | Proyek Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Wilayah Sungai Sumatera II Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan SDA Sumatera II di wilayah Kabupaten Simalungun, persisnya di Nagori Raja Maligas I, Kecamatan Hutabayu Raja, marak tambal sulam.

Akibatnya, kualitas program percepatan peningkatan tata guna air irigasi kecil/desa berupa perbaikan rehabilitasi atau peningkatan jaringan irigasi Bah Tongguran III Nagori Raja Maligas I, Kecamatan Hutabayu Raja senilai Rp 195 juta dari APBN 2019 penerima program P3A Mulia itu dipersoalkan sejumlah warga sekitar.

“Kami hanya geram saja terhadap pelaku-pelaku (pelaksana proyek) nya. Jadi ajang korupsi semua. Untuk memperkaya diri sendiri bertopengkan rakyat. Padahal kedudukannya hanya sebagai azas manfaat saja kami lihat,” tukas sejumlah warga Raja Maligas I, karena proyek itu asal jadi, sehingga marak tambal sulam pada dinding irigasi, Minggu (20/10/2019).

Terkait itu, ULP UPT PSDA Bah Bolon di Raja Maligas, Arlen Hutapea via telepon seluler menuturkan, peningkatan irigasi itu bukan gawaean pihaknya. Melainkan proyek Kementrian PUPR Direktorat Jenderal Sumber Daya Air melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera II Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan SDA Sumatera II.

“Gak ada kegiatan kami dalam 2 tahun ini. Proyek tahun berapa itu? Ooo, gak kegiatan kami itu. Itu proyek Kementrian PUPR Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Wilayah Sungai Sumatera II Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan SDA II. Meski tak berkantor lagi di Simalungun, bisa saja lokasi proyek balai di situ,” ucapnya. (Zai)