Labuhanbatu, Lintangnews.com | Manejemen PT Socfindo menggelar sosialisasi dan pelatihan manfaat budidaya bunga telang yang dapat ditanam di pekarangan rumah.
Ini dilakukan kepada puluhan kader Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Desa Perkebunan Negerilama Seberang dan Desa Perkebunan Socfindo, dipusatkan di kantor Desa Negerilama Seberang, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Kamis (23/2/2023).
Kegiatan itu dipimpin Nyonya Principal Direktur Utama, Luluk Williams, didampingi Nyonya General Maneger (GM) Henny Suwiyono, Nyonya Kabag Umum, Indun Sugihartana, Nyonya Grup Maneger III Evi Ismali serta Fransiska Ginting.
Kepala Desa (Kades) Negerilama Seberang diwakili Idris, menyambut dan mendukung sekaligus berterima kasih atas kegiatan tersebut.
“Ini akan menambah ilmu pengetahuan para kader PKK, sekaligus dapat menciptakan nilai tambah pendapatan keluarga,” sebut Idris.
Saat presentase, Novita Tambun mengatakan, bunga telang sudah familiar di Indonesia, namun manfaat atas zat yang terkandung di dalamnya belum tersosialissasi ke publik dengan baik.
“Bunga telang saat ini ditampung oleh pelaku ekonomi di kisaran Rp 400.000 per kilogram, tetapi dalam kondisi kering dan baik,” ungkapnya.
Luluk Williams menambahkan, daun bunga telang rasanya hambar, namun boleh dicampur dengan sayuran ketika memasak di dapur.
Hanya saja dianjurkan tidak baik bagi penderita darah rendah. Namun dianjurkan untuk penderita hipertensi.
“Penderita diabetes jangan minum, tetapi hipertensi cocok,” ujarnya.
Usai paparan bunga telang yang kental dengan warna biru keunguan berpadu putih di tengah itu, dilanjutkan dengan praktek dalam makanan dan minuman yang dipandu Rentina Mariana Siregar dalam pembuatan nasi telang, puding lapis bunga telang dan es mentel (mentimun telang).
Pengurus PT Socfindo Negerilama, Agus Hutapea didampingi Tehniker I, Anderson F Saragih, Haikal, Gunung Simamora dan Obey Sitinjak mengatakan, pihak manejemen tidak hanya profit oriented (mencari untung) semata, tetapi juga melakukan pembinaan lingkungan, Sumber Daya Alam (SDA) dan menanamkan pola hidup sehat.
“Sebab lingkungan terdekat harus mendapatkan manfaat akan kehadiran perusahaan, itu lah yang sedang dilakukan serta berkelanjutan,” pungkas Agus.
Sosialisasi dan praktek diawali dengan pemberian bingkisan berupa alat-alat memasak, serta buku panduan kepada kader PKK dari kedua Desa. (Sofyan)



