Rakerda Sumut, Repdem harus Ambil Bagian dalam Pemenangan PDI-P di Pemilu 2024  

Wakil Ketua DPD PDI-Perjuangan, Sarma Hutajulu didampingi Sekretaris dan Wakil Ketua DPN Repdem menutup rakerda.

Medan, Lintangnews.com | Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Provinsi Sumatera Utara selesai menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Hotel Antares, Medan, Sabtu (26/7/2021).

Pada pagelaran yang dihadiri 20 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Repdem yang tersebar di Sumut itu, sempat mengerucut 2 nama yang diusulkan yakni, Martua Siadari dan Alfian Sembiring. Martua diusulkan 15 DPC Repdem, sedangkan Alfian meraih 4 suara, sisanya abstain.

Namun setelah diajukan musyawarah untuk mufakat, dengan segala dinamikanya, Martua akhirnya menjadi formatur tunggal memenangkan pertarungan secara aklamasi.

Disampaikan Jimmy Fajar mewakili Ketua Umum Repdem, Wanto Sugito, ajang Rakerda bukan hanya pemilihan formatur pimpinan Repdem di daerah. Namun lebih pada konsolidasi sehingga diharapkan mampu menjadi forum untuk melahirkan kepeloporan dalam kerja-kerja politik.

“Kami harus mampu mengambil keputusan secara bergotong royong, dengan musyawarah mufakat, untuk mampu mewarnai dan memberi substansi pada pergerakan PDI-Perjuangan di Sumut,” katanya.

Menurut Jimmy, Repdem harus ambil bagian dalam pemenangan PDI-Perjuangan di Indonesia khususnya Sumut pada Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 mendatang.

Jimy berharap, sesuai peritah Ketua DPN, Wanto Sugito mampu menjadi pendamping ‘wong cilik’ untuk memperoleh hak-haknya untuk mendapatkan kehidupan yang layak, dan pelayanan yang berkeadilan.

“Kaum petani, nelayan, buruh, guru, kaum miskin kota dan kelompok marjinal lainnya sebagai sumber semangat Repdem dan dasar keberpihakan dalam berpolitik,” tambahnya.

Pada Rakernas yang lalu, menurut Jimmy, Repdem berkomitmen dengan  semangat soliditas marhaenis. Baginya, hal itu merupakan sebuah bentuk semangat yang didasarkan pada amanat Bung Karno  kepada Front Marhaenis.

“Akan tetapi kita tidak boleh berjuang secara ngawur. Kita harus berjuang dengan teratur. Teratur dalam ideologinya dan teratur dalam organisasinya! Barisan kaum Marhaen mesti kokoh dan kuat.  Bukan hanya ideologinya yang kokoh-kuat, tetapi juga keorganisasiannya,” jelasnya.

Hadir pada pembukaan itu, Ketua DPRD Sumut, Baskami Ginting, Wali Kota Medan, Bobby Nasution dan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI-Perjuangan Sumut.

Bobby mengajak segenap unsur Repdem untuk bisa memberikan pengertian kepada masyarakat agar tanggap bermedia sosial.

“Di lini media sosial (medsos) banyak penyebaran radikalisme. Saya berharap Repdem mampu menjadi benteng terdepan dalam hal pemberantasan radikalisme di medsos,” pungkasnya. (Rel)