Rakor Lintas Sektoral Ops Lilin Toba 2021, Radiapoh: Pemkab Simalungun Siap Mendukung

Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga menyampaikan arahannya.

Simalungun, Lintangnews.com | Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga menyampaikan, Pemkab Simalungun mendukung Operasi Lilin Toba tahun 2021 Polres Simalungun dalam rangka menyambut Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022.

Hal itu disampaikan Bupati dalam bimbingan dan arahannya saat menghadiri rapat koordinasi (rakor) lintas sektor Operasi Lilin Toba tahun 2021 Polres Simalungun, bertempat di Posko Covid-19 Kabupaten Simalungun, Jalan Asahan, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Selasa (7/12/2021)

Dikatakan Radiapoh, pelaksanaan Nataru tahun 2021 sangat berbeda dengan tahun sebelumnya.

“Tahun ini arus pengunjung atau pemudik diprediksi akan membludak, sebab masyarakat menganggap Covid-19 sudah melandai, ini harus kita waspadai. Apalagi ketika di bukannya nanti ruang terbuka publik yang berlokasi di depan Atsari dan Pantai Bebas Parapat,” sebutnya.

Untuk mengantisipasi pembludakan arus mudik maupun pengunjung, Bupati meminta kepada instansi terkait untuk saling bersinergi mendukung Ops Lilin Toba tahun 2021 Polres Simalungun ini dalam menyambut Nataru.

Terkait pelaksanaan vaksinasi, Radiapoh meminta kepada pimpinan rumah ibadah untuk mendata dan melaporkan jamaah yang belum divaksin ke Kecamatan untuk mendapat layanan vaksin, karena hingga Desember 2021 target 70 persen di Simalungun harus dicapai.

Selain itu, dalam rangka menghadapi Nataru, Bupati juga menyampaikan, akan membuat larangan penggunaan mercon, petasan dan kembang api. “Kita akan larang itu, dan kami mohon bantuan dan dukungan dari para tokoh agama dan tokoh masyarakat termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB),” kata Radiapoh.

Untuk mengantisipasi daerah yang rawan longsor, Bupati berharap kepada instansi terkait untuk mensiasati dan mengambil langka antisipasi bila terjadi longsor. “Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), bila terjadi bencana longsor harus segera mengambil langkah untuk mengantisipasinya,” tandasnya.

Menurut Radiapoh, Pemkab Simalungun juga melakukan kerja sama dengan pengusaha angkutan melalui program haroan bolon untuk mengatasi kerusakan jalan agar layak jalan. Selain itu, Pemkab Simalungun juga melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) dalam hal ini instansi terkait untuk mengatasi kerusakan jalan di Simalungun.

Sementara itu, Ketua MUI Simalungun, Abdul Halim Lubis mengatakan, menghadapi Nataru tahun ini memang beda dan diperlukan sinergitas semua pihak.

Mengenai pelaksanaan vaksinasi kepada masyarakat, Abdul Halim menyampaikan, pihaknya bersama MUI di Kecamatan juga telah melakukan sosialisasi tentang pentingnya Vaksin di masa pandemi saat ini.

“Mari kita terus mensosialisasikannya, tentang vaksin yang membawa efek positif. Kami juga terus menyampaikan ke MUI Kecamatan untuk mensosialisasikan pentingnya vaksin,” ujarnya.

Dalam rapat itu, para peserta rapat diminta untuk menjelaskan kesiapan dan program yang akan dilaksanakan dalam mensukseskan Ops Lilin Toba Tahun 2021.

Kasat Lantas, AKP Hendrik Aritonang dan Kasat Intel, AKP Restuadi memaparkan daerah-daerah yang diperlukan personil pengamanan dalam mengantisipasi situasi dan kondisi yang terjadi dalam menghadapi Nataru.

Tampak hadir dalam pertemuan itu antara lain, Ketua DPRD Simalungun, Timbul Jaya Sibarani, Wakil Bupati, Zonny Waldi, Kapolres, AKBP Nicolas Dedy Arifianto, Kasdim 0207/SML, Mayor Inf Fransisco Sidauruk, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Sarimuda Purba, Pelaksana Tugas (Plt) Kasatpol PP, Adnadi Girsang, Plt Kadis Perhubungan Sabar P Saragih, Sekretaris BPBD, Manaor Silalahi, mewakili Kadis Kesehatan, Kabag Ops, Kompol J Herimon Situmorang, Kapolsek se-jajaran Polres Simalungun dan instansi terkait lainnya. (Rel/Zai)