Siantar, Lintangnews.com | Untuk pertama kali, duduk sebagai anggota DPRD Siantar, Ferry SP Sinamo adakan reses di kediamannya, di Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba, Rabu (11/12/2019).
Dalam reses kali ini, ratusan warga tampak antusias mengikuti. Hal ini terbukti dengan puluhan aspirasi yang disampaikan.
Andreas Sijabat salah seorang warga yang tinggal di Kelurahan Pondok Sayur, menyampaikan aspirasi agar Fery Sinamo bersiap untuk menjadi Wali Kota Siantar.
Menurutnya, sosok Fery Sinamo layak menjadi Wali Kota di Siantar, karena sikapnya yang tegas kepada keberpihakan rakyat.
Dalam kesempatan ini, sebagai warga Andreas mengkritik Hefriansyah selaku Wali Kota yang dinilai tak bekerja secara serius untuk memimpin Siantar.
“Wali Kota memimpin kota ini tidak ada diperbuat. Kita baca di media, Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) untuk untuk tahun ini saja bisa sampai Rp 90 miliar,” ujarnya heran.
Untuk aspirasi, Andreas meminta kepada Pemko Siantar agar perbaikan jalan menjadi prioritas.
“Jalan itu merupakan wajah kota, apa yang dikerjakan pemerintah saat ini. Padahal kami sebagai rakyat bayar pajak,” tuturnya didepan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Siantar Martoba.
Dalam kesempatan itu, sejumlah warga mengusulkan aspirasi seperti perbaikan jalan, pemasangan lampu jalan, serta persoalan banjir di sejumlah titik.
Camat Siantar Martoba, Ari Sembiring menyampaikan warga memiliki perpanjangan tangan yakni Lurah sebagai tempat menyampaikan aspirasi. Ia berharap ada hubungan yang baik antara masyarakat, Lurah dengan Camat.
Dalam reses itu, Ari juga mengungkapkan salah satu program Presiden Jokowi yakni Kartu Identitas Anak (KIA)
“KIA yang mulai digagas sejak tahun 2016, merupakan identitas resmi anak sebagai bukti diri anak yang berusia kurang dari 17 tahun dan belum menikah yang diterbitkan Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil atau Disdukcapil. Untuk Siantar ada 20 ribu yang belum masuk BPJS,” terangnya.
Fery Sinamo menyampaikan, terkait usulan dari masyarakat yang ingin dirinya menjadi Wali Kota, dirinya mengapresiasinya. “Tapi cuma itu nanti kita bicarakan, belum saatnya,” ucapnya.
Ia mengaku, akan mengawal seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam reses kali ini.
Dalam Musrenbang yang akan dilakukan nantinya di tingkat Kelurahan dan Kecamatan nantinya, politisi PDI-Perjuangan ini mengatakan, akan melihat usulan yang disampaikan oleh warganya dan memperjuangkannya.
“Kondisi di sejumlah titik di Kecamatan Siantar Martoba mulai rawan banjir. Sehingga butuh penanganan dengan segera. Ini bukan sekedar catat mencatat ya. Di Siantar Martoba kalau hujan kecil saja langsung banjir karena paritnya kecil,” tutup Wakil Ketua Komisi II DPRD Siantar ini.
Hadir dalam reses tersebut, Kapolsek Siantar Martoba, Iptu Resbon Gultom, unsur Forkopimcam dan seluruh Lurah di Siantar Martoba, serta sejumlah dinas terkait. Kegiatan ini dimoderatori oleh Mangasi Purba pengurus DPC PDI-Perjuangan Siantar. (Elisbet)


