
Siantar, Lintangnews.com | Kegiatan di Lapangan Adam Malik, Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar sesuai pantauan yang dilakukan tampak mengabaikan protokol kesehatan (prokes).
Padahal, varian baru Omicrom disebut-sebut harus diantisipasi. Bahkan terkait hal itu, Dinas Pendidikan (Dsidik) Pemko Siantar telah mengeluarkan surat edaran tentang Pembelajaran Tatap Muka (PTM).
“Dalam hal ini, Hefriansyah sebagai Wali Kota Siantar dan selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 tampaknya tidak konsisten. Satu sisi PTM dibuat aturan baru. Sementara isisi lain acara yang mengundang orang banyak sepertinya diabaikan,” ujar Ranto salah seorang warga yang kebetulan melintas dari Lapangan Adam Malik, saat diminta komentarnya terkait acara yang berlangsung di lokasi itu, Jumat (11/2/2022).
Menurut bapak 2 orang anak ini, kegiatan yang berlangsung di Lapangan Adam Malik itu menjadi evaluasi bagi GTPP Covid-19 agar konsisten dalam rangka pengendalian Virus Covid-19 varian Omicrom.
Sayangnya, Sofian Purba selaku Sekretaris GTPP Covid-19 saat dikonfirmasi lewat pesan WhatsApp (WA) belum memberikan penjelasan saat ditanya tentang tindakan yang dilakukan terkait kegiatan tersebut.
Sementara itu, Robert Samosir selaku Koordinator Tim Gakkum Satgas Penanganan Covid-19 Siantar menuturkan, karena kegiatan yang dilaksanakan di Lapangan Adam Malik sudah ada izin, maka pihaknya sebagai penegakan dan pendisplinan hanya menghimbau dan memantau agar pelaksanaan tetap menjalankan prokes.
“Kita tugaskan Satgas Gugus Tugas Covid-19 Siantar,” sebut Kakan Satpol PP itu.
Salah seorang petugas Satgas Covid-19 yang minta namanya tak disebutkan mengaku, dirinya bersama rekannya ditugaskan untuk melakukan pemantauan prokes di lokasi tersebut.
“Kita diminta untuk mengamankan, biar menerapkan prokes,” tandasnya. (Rel)


