Sesuai Permenkumham Nomor 32, Rutan Humbahas Bebaskan 16 Tahanan 

Karutan Humbahas, Revanda Bangun bersama para tahanan yang dibebaskan.

Humbahas, Lintangnews.com | Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) menerapkan Peraturan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Nomor 32 Tahun 2018 tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Asimilasi, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas dan Cuti Bersyarat.

Senin (5/7/2021), pihak Rutan Humbahas melepaskan 16 orang Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) untuk tahap kedua.

Kepala Rutan (Karutan), Revanda Bangun meminta kepada WBP agar tidak mengulang lagi perilaku perilaku yang menjerat dirinya sendiri.

“Harapan saya pada yang dilepaskan agar bisa lebih berubah, mengubah karakter dan perilaku masing-masing, serta tidak mengulangi lagi kejahatan. Di musim pandemi Covid-19 ini tetap tidak kemana mana dan tetap patuhi protokol kesehatan (prokes),” terang Revanda.

Menurutnya, total yang dibebaskan menjadi 125 orang. Sementara yang masih dibina saat ini ada seratusan orang. “Itu lah yang akan kita keluarkan lagi sampai bulan Desember 2021 nanti,” terangnya.

Disinggung domisili WBP yang dilepaskan, Revanda mengaku dari 835 orang tahan, kurang lebih 3 persen adalah masyarakat Humbahas.

“Tahanan yang kita lepaskan adalah kiriman dari seluruh Rutan dan Lembaga Permasyarakatan (Lapas) di Sumatera Utara. Yang kita lepaskan saat ini kebanyakan kasus pidana umum,” papar Revanda.

Salah seorang WBP kasus tindak pidana narkoba, Harianto Sembiring (28) yang dibina selama 3 tahun mengaku lega dan tidak mengulang lagi perbuatan serupa.

“Saya tidak akan mengulang lagi perbuatan yang menjerat diri sendiri,” ucap g Harianto diamini beberapa rekannya.

Para WBP yang dilepaskan yakni, Andi Bin Saono, Dodi Riswansah Ginting, Rizki Ramadhan Bin Samsul Hadi, Dedi Iskandar, Muhammad Taufik Hasibuan, Hendrinal Ginting, Muhammad Toufiq Bin Haryanto, Ikhwansyah Bin Alm Samsudin, Tahi Samson David Manullang, Gopal Effendi Nasution, Harianto Sembiring, Eko Kurniawan, Adria Sembiring, Muhammad Ramadhan Bin Supendi, Selamat Riadi Bin Maeman dan Ridwan Syahputra. (Akim)