SMPN 2 Bosar Maligas Disinyalir Pungli Siswa untuk Bangun Menara Wifi dan Renovasi MCK  

Screenshot WA warga dengan sebutan Inting terkait dugaan pungli di SMPN 2 Bosar Maligas.

Simalungun, Lintangnews.com | Pihak SMP Negeri 2 Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun disinyalir melakukan aksi pungutan liar (pungli).

Pasalnya, untuk pembangunan menara wifi dan merenovasi mandi cuci kakus (mck) sekolah, pihak sekolah meminta dana dari siswa-siswi sebesar Rp 250 ribu per orang.

“SMP Negeri 2 Bosar Maligas di Nagori Parbutaran, Kecamatan Bosar Maligas ada kutipan sebesar Rp 250 ribu per siswa. Perlu dipertanyakan pak,” pinta salah seorang wali murid, Rabu (9/10/2019) kemarin.

Sambungnya, pihak sekolah melakukan kutipan untuk pembangunan menara tower wifi, dan renovasi MCK sekaligus pembuatan jerajak sekolah. “Ini menyalahi aturan,” ucapnya.

Sayangnya, nomor kontak person milik oknum Komite Sekolah yang dilansir oleh warga dengan sebutan Iting itu sudah tidak aktif lagi. Sehingga upaya konfirmasi dari lintangnews.com, Sabtu (12/10/2019) tidak berhasil.

Marga Sirait (30) warga Bosar Maligas lainnya mengutuk keras tindakan Kepala Sekolah (Kepsek) dan Komite Sekolah. Pasalnya, dengan alasan apa pun, perbuatan itu tidak dibenarkan.

“Sebab melanggar peraturan perundang-undangan tentang Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber pungli). Karena pemasangan wifi bisa dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS),” ucap Sirait via telepon selulernya. (Zai)