Sosialisasi Sadar Wisata Kemenparekraf Tinggalkan Sampah di Kampung Ulos

Sampah-sampah yang berserakan di di Kampung Ulos Huta Raja Desa Lumban Suhi Suhi Toruan.

Samosir | Lintangnews.com | Direktorat Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Pariwisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) melaksanakan sosialisasi sadar wisata di Kampung Ulos Huta Raja Desa Lumban Suhi Suhi Toruan, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir Rabu (20/4/2022).

Kegiatan itu diikuti oleh 100 orang peserta yakni, masyarakat Desa Lumban Suhi Toruan terdiri dari pemilik home stay, Karang Taruna, pengerajin ulos, perwakilan Parsolu, pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Perangkat Desa.

Usai kegiatan berlangsung, sangat disayangkan di lokasi Kampung Ulos Huta Raja, Kamis (21/4/2022) tampak begitu jorok sampah berserakan dimana-mana. Ini seakan-akan yang tidak peduli akan kebersihan di lokasi tersebut.

Sementara sosialisasi sadar wisata yang lagi digadang-gadang Pemkab Samosir itu harus menunjukan kesiapannya jika harus selalu memberikan kenyamanan bagi tamu yang datang ke lokasi objek wisata.

Namun apa jadinya jika objek wisata yang baru diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo beberapa bulan yang lalu tidak peduli akan kebersihan di Huta Raja.

Sementara itu, para orang tua yang dihormati di Kampung Ulos Huta Raja tidak ada dilibatkan oleh Kepala Desa (Kades) Lumban Suhi Suhi Toruan dalam acara tersebut.

“Itu semua kegiatan dikerjakan oleh Sondang Simarmata,” kata narasumber yang enggan menyebutkan namanya, karena merasa Kampung Ulos itu bagian dari dirinyanya.

Edson Pasaribu selaku Kadis Lingkungan Hidup Pemkab Samosir ketika dikonfirmasi mengatakan, seharusnya ada pengelolaan oleh Tunggane Huta, serta  harusnya Kades membersihkan sampah itu dan jangan dibiarkan begitu saja.

“Kita harapkan mereka mengumpulkan sampah pada tempatnya. Dinas Lingkungan Hidup siap mengangkut atau menggunakan tempat agar membersihkan sampah itu,” tukasnya. (Manru)