Tertinggi di Sumut, Humbahas 3 Kali Raih SAKIP Award Predikat BB

Tablet data penerima SAKIP dan RB Awards 2021 dari Kemenpan RB.

Humbahas, Lintangnews.com | Pemkab Humbang Hasundutan di bawah kepemimpinan Bupati, Dosmar Banjarnahor kembali membuktikan eksistensinya sebagai daerah yang mampu melaksanakan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan Reformasi Birokrasi (RB) secara baik se-Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara.

Dimana, Pemkab Humbahas sudah 3 kali berturut-turut mempertahankan nilai BB pada SAKIP.

Penilaian itu disampaikan  Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) hasil Evaluasi SAKIP dan Reformasi Birokrasi Tahun 2021 pada ajang ‘ SAKIP dan RB AWARD 2021’ di Jakarta, Selasa (5/4/2022).

Acara SAKIP dan RB Award 2021 digelar secara daring dan luring dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) ketat. Sebanyak 44 perwakilan dari instansi Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota menerima penghargaan secara langsung.

Bupati Dosmar mengaku, bersyukur atas torehan prestasi dan penghargaan yang diraih Pemkab Humbahas SAKIP Awards 2021.

Dikatakann, prestasi itu merupakan suatu kerja keras seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam memberikan pelayanan terbaik buat masyarakat. Sehingga, apa yang diraih saat ini menjadi salah satu tolak ukur bahwa Pemkab Humbahas mampu bekerja secara baik.

“Dapat SAKIP BB karena adanya komitmen serius semua unit kerja untuk meyalani masyarakat sesuai dengan tupoksi masing-masing,” ujarnya kepada sejumlah wartawan melalui pesan singkat WhatsApp (WA).

Dosmar menjelaskan, ada pun tujuan SAKIP ini untuk mendorong pemerintah daerah agar fokus pada pencapaian pembangunan daerah, melalui perencanaan, penganggaran yang terintegrasi, efektif DAN efisien. Serta monitoring dan evaluasi hasil-hasil pembangunan yang dilakukan secara konsisten dan berkala.

“SAKIP terkait dengan tata kelola pemerintahan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi dari semua unit kerja di lingkungan pemkab Humbahas. Pengunaan anggaran harus efektif dan efisien atas APBD yang ada,” jelasnya.

Lanjutnya, SAKIP juga merupakan sejalan dengan arahaan Presiden yang menyampaikan, pemerintah harus berorientasi pada outcome bukan lagi output. Karena implementasi SAKIP yang dilaksanakan setiap pemerintah daerah, tidak hanya diperuntukan bagi kepentingan daerah itu sendiri, melainkan juga harus dapat langsung dirasakan dampaknya oleh masyarakat.

Walaupun demikian, menutur Dosmar, bukan berarti Pemkab Humbahas belum sepenuhnya sempurna. Namun akan terus optimal melakukan pembenahaan.

“Bukan berarti sudah bagus pengelolaan pemerintahan, masih jauh dari sempurna. Tetapi dengan nilai SAKIP BB ini, Pemkab Humbahas akan lebih serius untuk memperbaiki tata kelola yang ada,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda), Tonny Sihombing menyampaikan, rasa puji syukur kepada Tuhan karena Pemkab Humbahas dapat mempertahankan nilai BB secara berturut-turut.

Dari penghargaan ini, lanjut dia, dapat memacu kembali kinerja seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Humbahas, dengan terus meningkatkan prestasi dan kinerjanya.

“Ini juga tak terlepas atas dorongan pak Bupati kepada seluruh jajarannya, dengan memberikan motivasi semangat kerja pada seluruh ASN Pemkab Humbahas. Sehingga Pemkab Humbahas dapat mempertahankan nilai BB,” kata Tonny. (JS)