Tren Ngopi Begitu Diminati, Alasan Pemuda Siantar Ini Buka Re’Lyfe Coffee 

Para tamu saat menikmati hidangan dalam acara launching Re'Lyfe Coffee.

Siantar, Lintangnews.com | Berawal dari dari hobi ngopi, pemuda ini mencoba keberuntungan di tengah pandemi Covid-19 dengan membuka warung kopi (warkop).

Re’Lyfe Coffee nama warkop yang dikelola Vincent sebagai pemilik itu terletak di Jalan Wahidin, Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Utara.

Vincent membuka usaha itu karena hobinya yang sering nongkrong untuk minum kopi.

“Saya suka ngopi. Satu hari, bisa 2 sampai 3 gelas dalam 1 hari,” kata Vincent ditemui di sela-sela launching Re’Lyfe Coffee, Sabtu (24/7/2021).

Lanjutnya bercerita, saat coffee shop langganannya tutup, Vincent mulai berupaya untuk belajar membuat kopi sendiri di rumah. Vincent pun lalu membeli mesin peracik kopi.

“Saya beli mesin. Awalnya mesin kecil, lalu saya belajar membuat kopi di rumah. Kemudian saya membeli mesin yang besar,” tutur Vincent.

Sambungnya, setelah mahir meracik kopi, maka memutuskan untuk membuka coffee shop tersebut.

Menurut Vincent, saat ini, tren ngopi sangat diminati, khususnya bagi kaum millennial. “Kopi lagi diminati. Bisnis coffee shop ini akan berkelanjutan terus,” jelasnya.

Vincent menyampaikan, di Re’Lyfe Coffee, mereka menyajikan cita rasa kopi yang enak, tempat nyaman dan harga terjangkau. “Bisa take away. Kita juga sudah kerja sama dengan ojek online. Bisa juga cek instagram kita @relyfe.id,” sebutnya.

Di masa pandemi Covid-19, kata Vincent, Re’Lyfe Coffee menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan ketat.

“Pelanggan yang datang wajib cek suhu dan memakai masker, serta cuci tangan” tandasnya, sembari menambahkan Re’Lyfe Coffee beroperasi mulai pukul 10.00 WIB hingga 20.00 WIB. (Elisbet)